Minggu, 21 Jan 2018
radarmalang
Total Arema

Persaingan Lini Depan Kian Panas

Timo Mundur, Persiba Cari Pelatih Asing

Rabu, 03 May 2017 10:27

Persaingan Lini Depan Kian Panas

Dedik setiawan menggiring bola, dikawan ketat pemain Persiba. (DOLI SIREGAR/RADAR MALANG)

KOTA MALANG  – Sebelum kompetisi Liga 1 bergulir, Arema FC sempat khawatir karena minimnya stok pemain depan. Apalagi, lini depan dinilai sangat bergantung pada sosok Cristian Gonzales. Nah, kekhawatiran tersebut kini tampaknya tak perlu ada lagi.

 

Ini seiring moncernya penampilan asli arek Malang, Dedik Setiawan. Dua kali dijadikan starter yakni saat melawan Bhayangkara FC (23/4) dan Persiba Balikpapan (1/5), Dedik menciptakan satu gol di dua pertandingan tersebut. Pada pertandingan terakhir melawan Persiba, Dedik mencetak gol setelah meraih beberapa peluang.

Dedik menyatakan, pertandingan melawan Persiba sangat sengit sehingga harus mencetak gol dengan susah payah. ”Pertandingan sangat berat, saya memiliki banyak peluang tapi belum bisa berhasil menjadi gol,” kata Dedik,Selasa (2/5).

Saat disinggung persaingannya dengan Cristian Gonzales untuk menjadi starter, Dedik menyerahkan keputusan siapa yang akan dimainkan kepada pelatih. Untuk saat ini, tugasnya hanya menjaga performanya agar tetap bagus. ”Yang berhak menentukan itu yaitu pelatih, terpenting bisa memberikan kontribusi kepada tim,” kata eks Metro FC ini.

Sementara itu, pelatih Arema FC Aji Santoso menyatakan, lega dengan bukti ketajaman Dedik Setiawan. Aji pun memiliki banyak opsi untuk pertandingan selanjutnya. ”Saya pilih pemain yang memiliki performa bagus. Saya tidak terpaku kepada salah satu pemain saja,” kata Aji.

Untuk diketahui, selama ini Aji Santoso memang lebih suka memasang satu striker di lini depan. Biasanya yang dijadikan target man adalah Cristian Gonzales. Dedik dimainkan saat melawan Persiba karena Gonzales masih belum fit setelah menjalani ibadah umrah.

Sementara itu, setelah kekalahan dari Arema FC, pelatih Persiba Timo Scheunemann mengundurkan diri. Pelatih yang lama tinggal di Malang ini mengumumkan pengunduran dirinya saat rapat dengan manajemen Persiba. Dia juga sudah berpamitan dengan pemain Persiba di Guest House Hasanah, Kota Malang.

”Saya minta maaf belum bisa memberikan hasil yang maksimal, tapi saya yakin ke depan Persiba akan bagus. Sekarang masih musim kemarau, habis ini musim hujan akan datang ke Persiba,” kata Timo, kemarin.

Mantan pelatih Persema ini mengucapkan terima kasih kepada pemilik klub Persiba yang telah memercayakan kursi kepelatihan. Selain itu, dia juga berterima kasih kepada suporter Persiba. ”Saya kecewa tidak bisa memberikan yang terbaik untuk Persiba, semoga dengan pelatih baru akan membawa keberuntungan,” ungkap Timo.

Timo menambahkan, dia sangat percaya dengan kualitas Persiba walau tidak lagi melatih. Dia bakal memberikan dukungan langsung ke stadion untuk melihat pertandingan Persiba. ”Saya mendukung tim ini karena saya Balistik (julukan suporter Persiba),” pungkasnya.

Sedangkan Manajer Persiba Bambang Suhendor membenarkan Timo telah mengundurkan diri setelah timnya kalah dari Arema. Bambang menceritakan, setelah dari stadion, pelatih Timo mengikuti rapat dengan pemilik Persiba, Syahril HM Taher dan dirinya. ”Pelatih Timo mengundurkan diri kepada pemilik Persiba secara langsung, lalu disetujui dan Timo berpamitan kepada pemain,” kata Bambang.

Kursi pelatih sementara diisi oleh Haryadi, yang juga asisten Persiba. Bambang menyatakan, lisensi yang dimiliki oleh Haryadi adalah A AFC, sehingga tidak masalah dengan regulasi di Liga 1. Pihaknya juga tengah mencari pengganti Timo. ”Dalam satu minggu ini pengganti Timo sudah ada, yang jelas pelatih asing,” kata Bambang. ”Persiba percaya dengan kualitas pelatih dari Eropa,” pungkasnya. (asa/c2/riq)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia