Minggu, 21 Jan 2018
radarmalang
Total Arema

Arema FC Masih Pikir-Pikir Rekrut Marquee Player

Sabtu, 18 Mar 2017 12:34

Arema FC Masih  Pikir-Pikir Rekrut Marquee Player

Pemain arema (Dok/Jawa Pos Radar Malang)

MALANG KOTA – Regulasi Liga 1 akhirnya dikeluarkan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Dalam regulasi yang dikeluarkan Kamis lalu (16/3) itu, selain mengatur kickoff Liga 1 pada 15 April mendatang, ada sejumlah kebijakan penting yang dikeluarkan.

Salah satunya, soal kuota pemain asing. Tim diperbolehkan memiliki empat pemain asing dengan rincian dua pemain non-Asia, satu pemain Asia, dan satu lagi marquee player. Saat ini, Arema FC sudah memiliki tiga pemain yakni dua non-Asia yakni Esteban Vizcarra (Argentina) dan Arthur Cunha (Brazil). Dan satu pemain Asia yakni Fellipe Bertoldo (Timor Leste).

Dengan demikian, Arema FC hanya kurang satu pemain dengan kriteria marquee player. Pemain jenis tersebut adalah pemain kelas dunia yang pernah berlaga di Piala Dunia dan liga-liga top Eropa, seperti Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Italia, Liga Jerman. Hanya saja, kepemilikan marquee player tidak wajib bagi tim. Selain itu, usia pemain dengan kriteria khusus ini tidak boleh melebihi 35 tahun.   

General Manager Arema FC Ruddy Widodo mengungkapkan, pihaknya tidak gegabah untuk mengisi satu slot kosong pemain kelas dunia itu. Saat ini, pihaknya masih mempertimbangkan tambahan pemain tersebut dengan tim pelatih. ”Regulasi mengatur marquee player, kami berembuk agar bisa memenuhi regulasi itu,” kata Ruddy.

Dia melanjutkan, standar pemain menyesuaikan dengan kebutuhan tim. Namun, untuk kriteria pemain top, tetap menyesuaikan dengan regulasi dari PSSI. ”Arema FC tetap memiliki karakterisitik tersendiri untuk kriteria pemain asing yang top,” imbuhnya.

Sementara itu, asisten pelatih Arema FC Joko ”Gethuk” Susilo menyatakan, dia tengah berunding dengan manajemen untuk merekrut marquee player, akan tetapi tetap menyesuaikan dengan kebutuhan Arema FC. Pihaknya pun sudah mendapatkan sekitar tiga nama pemain top kelas dunia dari tawaran agen. ”Ada tiga nama, tapi rahasia semua untuk nama-nama pemain tersebut,” jelas dia.

Gethuk menambahkan, posisi marquee player itu juga dipertimbangkan, baik penyerang, gelandang, dan stoper. Namun, timnya memprioritaskan untuk posisi penyerang atau stoper karena kedua posisi tersebut masih kurang di tim yang berjuluk Singo Edan ini. Asisten pelatih yang baru saja mendapatkan lisensi AFC A itu menegaskan, dengan adanya pemain top dunia ini, tidak akan mengubah susunan pemain yang dimiliki. ”Kami tidak akan mencoret pemain asing yang sekarang dimiliki,” kata Gethuk.

Pada bagian yang lain, manajemen terus bersiap dalam melakukan napak tilas dengan mengarak trofi Piala Presiden, besok (17/3). Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris menyampaikan, rute konvoi dimulai dari kantor Arema, Jalan Kertanegara. Lalu, mengarah ke selatan melewati Alun-Alun Merdeka. Kemudian, menuju ke selatan melewati Kacuk, Pakisaji, hingga Kepanjen. Pawai trofi itu akan berlanjut ke timur, ke Gondanglegi, Talok, dan ke selatan ke arah Sumbermanjing Wetan. Rombongan napak tilas akan berhenti di Harjokuncaran, tepatnya di Lapangan Harjokuncaran. Acara ini digelar juga dalam rangka memperingati ulang tahun korwil Aremania Sumbermanjing Wetan. ”Kami rapat dengan jajaran kepolisian, seperti Polres Malang Kota dan Polres Malang, sepertinya rute tidak ada perubahan,” kata Abdul Haris, kemarin. (asa/c4/riq)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia