Minggu, 21 Jan 2018
radarmalang
Batu

185 Rumah Dicat Putih ala Desa Kuno Tiongkok

Kamis, 16 Mar 2017 10:09

 185 Rumah Dicat Putih ala Desa Kuno Tiongkok

OBJEK WISATA BARU: Dari kiri depan, Vice President Indana Paint Steven Sugiharto bersama Wali Kota Malang Moch. Anton melakukan seremonial pengecetan pertama di Kampung Putih, Kelurahan Klojen, Rabu (15/3). ( BAYU EKA NOVANTA/RADAR MALANG)

KOTA MALANG  – Anda tak perlu jauh-jauh ke Desa Kuno Hongcun di Tiongkok atau Santorini di Yunani untuk selfie dengan latar permukiman yang seluruh bangunannya berwarna putih. Sebab, konsep permukiman serbaputih itu mulai diaplikasikan pada empat RT di kawasan Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kelurahan Klojen.

 

Bila sekarang Anda melihat kawasan permukiman padat penduduk di selatan Rumah Sakit Saiful Anwar, sudah ada perubahan. Beberapa rumah nampak kinclong dengan tembok yang baru saja dicat putih.

 

Nantinya, sebanyak 185 rumah yang tersebar di empat RT dalam kawasan tersebut, akan dicat putih. Ini menjadi bagian dari rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama PT Inti Daya Guna Aneka Warna (Indana Paint) untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata baru. Kawasan ini diberi nama Kampung Putih.

Kemarin (15/3), Wali Kota Malang Moch. Anton dan Vice President PT Indana Steven Antonius Sugiharto melakukan seremonial pengecatan pertama Kampung Putih. Pengecatan itu diikuti sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Anton menyatakan, Kampung Putih menjadi bagian dari komitmen pemkot untuk mengubah wajah perkampungan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas. Kampung yang awalnya terkesan kumuh harus dipercantik, bahkan bisa menjadi destinasi wisata. ”Setelah ada Kampung Warna-Warni (di Kelurahan Jodipan), lalu Kampung Tridi (Kelurahan Kesatrian), dan Kampung Putih ini, nanti akan semakin banyak pilihan masyarakat yang akan berwisata di Kota Malang,” ujar Anton.

Wali kota berusia 51 tahun itu kemudian mengungkapkan dari mana ide Kampung Putih berasal. ”Awalnya ide Kampung Putih itu terinspirasi dari perjalanan saya ke Tiongkok, dulu, sebelum menjabat wali kota. Akhirnya terwujud di Klojen ini,” terang pengusaha tetes tebu tersebut.

Lokasi di Tiongkok yang dimaksud Anton adalah Desa Kuno Hongcun. Desa kuno berusia 900 tahun yang ada di tepian Moon Lake, Provinsi Anhui itu, memang didominasi bangunan berwarna putih. ”Sangat bagus. Nanti kami harap, bangunan Rumah Sakit Saiful Anwar catnya juga putih, agar satu tema,” kata dia.

Lebih lanjut, Anton menyampaikan, Kampung Putih bukanlah kampung tematik terakhir yang akan dibuka tahun ini. Rencananya, seluruh bangunan di Kampung Arema (Kelurahan Kasin) akan dicat warna biru. Lalu, ada flyover Arjosari dan Kotalama yang bakal dicat dengan motif batik Malangan. ”Saya mendapat kiriman gambar dari masyarakat. Sangat bagus. Jadi, nanti kawasan flyover tidak untuk parkir atau PKL (pedagang kaki lima),” tuturnya.

Sementara itu, Vice President Indana Paint (produsen cat Decofresh) Steven Antonius mendukung penuh upaya pemkot dalam mengubah wajah kampung-kampung di Kota Malang. ”Sebagai perusahaan yang berkembang di Kota Malang, kami ingin berkontribusi sekaligus berharap agar eksistensi Decofresh dikenal masyarakat,” papar dia.

Steven mengatakan, Indana menyiapkan enam ton cat untuk mewujudkan Kampung Putih di Kelurahan Klojen. ”Kami harapkan, pengecatan dapat selesai dalam tiga bulan,” pungkasnya. (lil/c4/muf)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia