Minggu, 21 Jan 2018
radarmalang
Malang Fashion Movement
Malang Fashion Movement 2017

Peduli Lingkungan Kampanyekan Lewat Fashion

Minggu, 05 Mar 2017 06:10

Peduli Lingkungan Kampanyekan Lewat Fashion

PEDULI LINGKUNGAN: Delapan finalis Duta Hijab Radar Malang 2017 melakukan sosialisasi rencana digelarnya MFM di Mal Olympic Garden, kemarin pagi (4/3). (Foto: Bayu Eka Novanta/Radar Malang)

MALANG KOTA – Ada yang berbeda di Mal Olympic Garden (MOG), Sabtu pagi (4/3). Sebanyak delapan perempuan berhijab dengan memakai busana berwarna senada, yakni kombinasi hitam dan putih itu terlihat melakukan mini fashion runaway di sekitar lantai ground dan lantai 2. Mereka juga melengkapi diri dengan membawa poster bertuliskan kata-kata yang berhubungan dengan kampanye fashion.

Bak model profesional, mereka berjalan berlenggak-lenggok menyusuri setiap titik di lantai dasar MOG. Bahkan, mereka juga melakukan fashion show melewati eskalator yang menghubungkan lantai dasar dan lantai 2. Mereka merupakan finalis Duta Hijab Radar Malang 2017.

Ya, aksi mereka merupakan rangkaian dari road to Malang Fashion Movement (MFM) 2017 yang bakal digelar di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM), 23–24 April mendatang. Ada 68 desainer dari berbagai kota bakal menampilkan karya fenomenalnya di ajang MFM.

”Ini merupakan rangkaian fashion invasion dari MFM 2017. Istilahnya sebagai bentuk kampanye (campaign),” ujar Project Officer MFM 2017 Belinda Rizky Amalia ketika ditemui di sela-sela kegiatan tersebut.

Belinda menyampaikan, tema pada gelaran MFM yang digelar Jawa Pos Radar Malang kerja bareng Universitas Negeri Malang (UM) tersebut yakni peduli lingkungan. ”Jadi, campaign ini lebih semacam bentuk protes, kalau fashion itu tidak melulu harus merusak lingkungan. Misalnya penggunaan kulit binatang sebagai bahan dasar fashion,” paparnya.

Hal itu juga terlihat dari kata-kata yang tertera di poster yang mereka bawa. Di antaranya animal print not animal skin (corak binatang bukan kulit binatang), make fashion not war (membuat fashion bukan perang), no animal testing (tidak ada pengujian hewan), dan lain sebagainya.

”Aksi ini lebih untuk mengedukasi masyarakat, terutama pengunjung mal mengenai dunia fashion,” terangnya.

Belinda menerangkan, aksi tersebut rencananya akan dilakukan secara berkala. Hal itu dilakukan agar masyarakat terus teredukasi perihal fashion. ”Kami juga akan menggandeng SMK-SMK di Malang yang ada jurusan tata busananya untuk menggelar Fashion Invasion Go to School. Rencananya, akan mulai minggu depan,” tuturnya.

Sementara itu, 44 peserta yang mengikuti kompetisi young designer pada gelaran MFM ini akan melakukan presentasi di hadapan para juri hari ini (5/3) di kantor Jawa Pos Radar Malang, Jalan Kawi 11-B. ”Mereka akan presentasi karya dan akan dinilai oleh 3 juri sekaligus,” terangnya. Ketiga juri tersebut yakni Agus Sunandar dari Universitas Negeri Malang (UM), Hermina dari Quinna School of Fashion, serta Silla Dawilah dari Indonesian Fashion Chamber (IFC). (fis/c2/abm)

 

judul:

Hari Ini, Karya 44 Desainer Muda Diuji

 

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia