Senin, 23 Apr 2018
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Pelaku Pencurian Dua Kali Satroni Toko

Senin, 16 Apr 2018 18:50 | editor : Abdul Basri

BUKTI: Anggota Polres Sumenep menunjukkan bukti kasus pembobolan dan pencurian toko di Desa Galis, Kecamatan Giligenting, Sabtu (14/4).

BUKTI: Anggota Polres Sumenep menunjukkan bukti kasus pembobolan dan pencurian toko di Desa Galis, Kecamatan Giligenting, Sabtu (14/4). (HUMAS POLRES SUMENEP FOR Radar Madura/JawaPos.com)

SUMENEP – Tiga terduga pelaku pencurian toko di Desa Galis, Kecamatan/Pulau Giligenting, ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan itu dilakukan setelah anggota polsek setempat melakukan pemeriksaan.

Mereka adalah MR (inisial), 18; MH (inisial), 14; dan MM (inisial), 16. Ketiganya adalah warga desa setempat. Meski dua di antaranya masih di bawah umur, mereka tetap ditahan.

Menurut Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Abd. Mukit, ketiganya terbukti melakukan tindak pencurian Selasa pada (10/4). Mereka ditangkap pada Jumat (13/4).

”Setelah dilakukan pemeriksaan, ketiganya terbukti bersalah atas kasus pencurian dan pembobolan toko,” jelas Mukit kemarin (15/4).

Dari pengakuan ketiga tersangka, mereka membobol toko tersebut dengan mencongkel jendela menggunakan pencukil ban. Kemudian, tersangka menggergaji teralis besi di belakang daun jendela.

Ketika berhasil masuk, tersangka menggasak uang dan beberapa barang dagangan di dalam toko. Tidak hanya sekali, tersangka kembali ke toko tersebut untuk kali kedua dan mengambil barang-barang di dalamnya.

Barang-barang curian tersebut kemudian disembunyikan di rumah tersangka MR. ”Awalnya yang mengajak adalah tersangka MR. Dia bersama MH mencongkel dan membuka jendela toko. Baru setelah aksi kedua, mereka bertemu MM yang akhirnya ikut dalam aksi mereka,” terangnya.

Bersama para tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa dua buah pencungkil ban dan sebuah gergaji besi. Juga besi patahan teralis dan 71 jenis barang-barang toko.

Dari aksi tersebut, pemilik toko ditaksir mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Ketiga tersangka kini ditahan di Mapolres Sumenep untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

(mr/aji/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia