Jumat, 27 Apr 2018
radarmadura
icon featured
Sportainment

Perseba Waspadai Deltras Sidoarjo

Kamis, 12 Apr 2018 20:48 | editor : Abdul Basri

KONTROL PERMAINAN: Salah satu striker Perseba Bangkalan (kiri) mencoba melewati hadangan pemain belakang Cahaya Muda di Stadion Gelora Bangkalan beberapa waktu lalu.

KONTROL PERMAINAN: Salah satu striker Perseba Bangkalan (kiri) mencoba melewati hadangan pemain belakang Cahaya Muda di Stadion Gelora Bangkalan beberapa waktu lalu. (A. YUSRON FARISANDY/Radar Madura/JawaPos.com)

BANGKALAN – Rasa percaya diri tengah menyelimuti Perseba Bangkalan. Maklum, tim besutan Azhari itu telah membukukan tiga kemenangan dari empat laga yang dijalani. Ini akan menjadi modal bagus pada lanjutan Liga 3 regional Jawa Timur grup A.

Meski demikian, tim asal Kota Zikir dan Salawat itu tidak meremehkan calon lawan. Pasalnya, semua kontestan sama-sama memiliki kualitas sangat bagus dan harus diwaspadai. Karena itu, Azhari akan tetap melakukan secara serius.

Menurut dia, tak ada tim unggulan dalam grup A. Bahkan, dia memilih untuk memposisikan skuad asuhannya sebagai tim lemah. Salah satu yang diwaspadai adalah Deltras Sidoarjo, Rabu (18/4). ”Deltras akan menghadapi kami di sini. Kami harus siapkan semuanya. Mereka tim bagus dengan persiapan lama dan pelatih berkualitas,” ujar Azhari.

Meski demikian, pihaknya optimistis bisa meladeni serangan lawan. ”Memang mereka tim bagus. Tapi, dengan semangat juang anak-anak di lapangan, kami optimistis mampu mengimbangi permainan mereka,” imbuh pelatih yang berasal dari Sidoarjo tersebut.

Menurut dia, timnya mengalami peningkatan. Pada pekan ketiga, Perseba meraih kemenangan telak saat menjamu Cahaya Muda di Stadion Gelora Bangkalan, Minggu (8/4). Kemarin tim berjuluk Laskar Ke’ Lesap itu kembali membukukan kemenangan gemilang. ”Semua pemain menjalankan instruksi saya dengan baik,” jelas Azhari.

Menurut dia, pada tiap pertandingan pemain mampu keluar dari tekanan lawan. Hal itu tak lepas dari motivasi pemain. Mereka juga mampu membaca pola permainan lawan. Hal itulah yang menjadi inti permainan Perseba Bangkalan.

Dia mengaku tak banyak menerapkan strategi bagi anak asuhnya. Di lapangan pihaknya mengandalkan kualitas individu para pemain. ”Strategi permainan itu hanya penunjang kreativitas dan kualitas individu para pemain, karena kami di bench ini hanya berpengaruh 5 persen terhadap performa tim,” jelas Azhari.

Dalam pertandingan sisa, Azhari mengharapkan para pemain mau untuk bekerja keras. Baik di lapangan maupun dalam latihan. ”Nah dalam latihan, pemain harus mengikuti instruksi pelatih. Di sana pemain juga mampu meningkatkan kualitas individunya,” jelas Azhari.

(mr/dam/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia