Sabtu, 24 Feb 2018
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Komisi I Minta Libatkan Investor Dalam Pengelolaan Aset Pemkab

Jumat, 09 Feb 2018 21:44 | editor : Abdul Basri

PAPARKAN: Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail (kanan) memberikan keterangan pers terkait pentingnya investasi Kamis (8/2).

PAPARKAN: Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail (kanan) memberikan keterangan pers terkait pentingnya investasi Kamis (8/2). (IMAM S. ARIZAL/Radar Madura/JawaPos.com)

PAMEKASAN – Komisi I DPRD Pamekasan meminta pemkab tidak mengandalkan APBD dalam mengelola aset yang ada. Sebab, anggaran pemerintah dari tahun ke tahun tak kurang dari Rp 2 triliun. Angka tersebut dinilai sulit memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan di Kota Gerbang Salam.

Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail mengungkapkan, saat ini ada beberapa aset berupa lahan kosong yang belum tersentuh pembangunan. Salah satunya tanah eks rumah sakit di Jalan Kesehatan. Bertahun-tahun tanah tersebut tidak dikelola dengan baik oleh pemkab.

Saat ini lahan tersebut dibiarkan kosong. Padahal lahan di Jalan Kesehatan sangat strategis dan berada di tengah-tengah Kota Pamekasan. Jika digunakan untuk pusat industri atau bisnis, diperkirakan akan berkembang pesat.

”Kami sarankan agar pemkab melibatkan investor untuk mengelola tanah tersebut,” pinta Ismail Kamis (8/2).

Menurut Ismail, tanah di Jalan Kesehatan bisa dibangun perhotelan atau pusat perbelanjaan. Tergantung kesepakatan antara pemkab dengan pihak investor. Dan yang paling penting, kerja sama ini harus menguntungkan kedua belah pihak.

”Tanah tersebut disewakan kepada investor dalam waktu yang akan disepakati kemudian,” jelasnya. ”Di Sidoarjo ada hotel milik pengembang yang dibangun di lahan milik pemkab. Sistemnya sewa,” tambahnya.

Jika investor masuk ke Pamekasan, manfaatnya juga akan dirasakan masyarakat. Serapan tenaga kerja akan meningkat. Kedua, roda ekonomi akan berputar. Pada saat bersamaan tingkat pengangguran akan berkurang.

”Mempercepat pembangunan hanya bisa dilakukan dengan membuka keran-keran investasi,” tegasnya.

Menanggapi itu, Plt Sekkab Pamekasan Moh. Alwi menyambut baik wacana pelibatan investor dalam mengelola aset daerah. Bahkan, menurut dia, sudah ada pertemuan yang membahas tentang hal tersebut. Hanya, pihaknya tetap menekankan bahwa kerja sama apa pun yang dibangun dengan pihak ketiga harus tetap mengedepankan nilai-nilai lokal.

”Kami terbuka untuk investor. Jika ada investor yang mau berinvestasi, kami persilakan,” katanya.

(mr/mam/onk/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia