Selasa, 16 Jan 2018
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Menuju Tol Suramadu Makin Sering Macet

Minggu, 14 Jan 2018 18:11 | editor : Abdul Basri

MENGULAR: Kemacetan roda empat terjadi di depan pintu tol Suramadu sisi Madura dari siang hingga malam, Jumat (29/12).

MENGULAR: Kemacetan roda empat terjadi di depan pintu tol Suramadu sisi Madura dari siang hingga malam, Jumat (29/12). (A. YUSRON FARISANDY/Radar Madura/JawaPos.com)

BANGKALAN – Banyak kendaraan roda empat terjebak macet di akses menuju tol Suramadu, Sabtu (13/1). Baik sisi Madura maupun Surabaya, arus lalu lintas sama-sama macet hingga lebih kurang sepanjang dua kilometer.

Pantauan Jawa Pos Radar Madura, tol Suramadu sebenarnya sudah menerapkan pembayaran nontunai yaitu dengan memakai kartu electronic toll (e-toll). Namun, hingga kemarin masih ada pintu tol yang melayani pembayaran tunai.

Kemacetan dipicu oleh pengendara mobil yang tidak memiliki kartu e-toll tapi masuk ke jalur nontunai. Akibatnya, pengendara tersebut terjebak di dekat palang pintu tol. Kendaraan itu tidak bisa maju karena palang pintu tol tak bisa dibuka. Untuk mundur juga tidak bisa karena kendaraan di belakang cukup rapat.

Yang bisa dilakukan, pengendara mobil yang terjebak itu meminjam kartu e-toll kepada pengendara di belakangnya. Proses meminjam kartu e-toll tersebut memakan waktu cukup lama sehingga memperparah kemacetan.

Desi Ravita Sari, 20, warga Jalan Claster Mahabrata, Perumahan Khayangan, Kota Bangkalan, mengatakan, sejak diberlakukan pembayaran nontunai, akses menuju tol Suramadu malah sering macet. Terutama pada hari libur atau weekend.

Sebab, pada hari libur banyak kendaraan yang hendak melintas di Jembatan Suramadu. Dia mengaku antrean lama untuk sampai di gerbang tol Suramadu. ”Hari ini (kemarin, Red) macet sangat panjang,” keluhnya.

Dia meminta ada solusi dari pengelola tol Suramadu untuk mengatasi pemicu kemacetan. Yaitu pengendara yang tidak memiliki kartu e-toll tapi masuk ke jalur pembayaran yang mengharuskan pakai kartu e-toll atau nontunai. ”Masalah ini jangan dibiarkan,” sarannya.

Sayangnya, Kepala Gerbang Tol Suramadu Mujiono tidak bisa dimintai penjelasan kemarin. Dihubungi berkali-kali ke nomor selulernya, dia tidak merespons. Sebelumnya, Mujiono mengatakan, kemacetan bukan dipicu penerapan pembayaran e-toll. Namun karena meningkatnya volume kendaraan.

(mr/bam/hud/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia