Selasa, 16 Jan 2018
radarmadura
icon featured
Sampang

Pengelolaan Sumber Air Tanah Lemah

Kamis, 11 Jan 2018 21:34 | editor : Abdul Basri

LENGANG: Pegawai hendak masuk kantor DPRKP di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Sampang, Rabu.

LENGANG: Pegawai hendak masuk kantor DPRKP di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Sampang, Rabu. (ZAINAL ABIDIN/Radar Madura/JawaPos.com)

SAMPANG – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Sampang belum memiliki peta lokasi sumber air tanah di wilayah Kota Bahari. Akibatnya, sering salah saat dilakukan pengeboran. Indikasinya, sumur bor yang dibangun pemkab selama ini cenderung cepat mengering.

Hal itu diakui Kepala DPRKP Sampang Abd. Hannan. ”Kami memang belum memiliki peta air tanah di wilayah Sampang. Lokasi mana untuk irigasi dan untuk konsumsi masyarakat belum diketahui,” ungkapnya Rabu (10/1).

Dia beralasan baru menangani program tersebut. ”Mungkin tahun ini kami akan memiliki data itu,” ujarnya.

Menurut Hannan, agar persedian air tanah di Sampang terkendali dan dikelola dengan baik, harus dilakukan penghijauan di daerah hulu. Otomatis, air hujan akan terserap oleh akar pepohonan yang kemudian akan menjadi air tanah.

Di samping itu, lanjut dia, perlu ada peraturan daerah (perda) tentang tata pengelolaan air tanah. Tujaunnya, agar tidak semua lembaga ataupun masyarakat bisa melakukan pengeboran air tanah sembarangan sebelum mendapat sura izin pengeboran (SIP) dari lembaganya.

 Hannan berjanji segera membentuk tim yang bertugas mengawasi peta lokasi dan debit air tanah di Sampang. Dengan demikian, ketersediaan air tanah terus terpantau dan terkendali.

Di tempat terpisah, Ketua Komisi III DPRD Sampang meminta dinas terkait segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait peta air tanah di Kota Bahari. Dengan demikian, pengelolaan dan pengawasan ketersediaan air tanah lebih maskimal.

”Kami minta hal ini mendapat perhatian khusus dari dinas terkait. Sebab, air merupakan kebutuhan primer masyarakat,” desaknya.

(mr/nal/onk/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia