Selasa, 24 Apr 2018
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

KPU Minta Persyaratan Tiga Paslon Disempurnakan

Kamis, 11 Jan 2018 10:56 | editor : Abdul Basri

UNTUK SAMPANG LEBIH BAIK: Tiga paslon resmi mendaftar ke KPU Sampang Rabu (10/1)

UNTUK SAMPANG LEBIH BAIK: Tiga paslon resmi mendaftar ke KPU Sampang Rabu (10/1) (Radar Madura/JawaPos.com)

SAMPANG – Tiga paslon peserta Pilkada Sampang 2018 bergiliran mendaftar ke KPU Rabu (10/1). Tiap paslon diusung gabungan partai politik (parpol) dan telah memenuhi syarat minimal 20 persen kursi DPRD Sampang.

Mereka bakal memperebutkan kursi bupati dan wakil bupati Sampang 2018–2023. Yaitu, paslon Hisan-Abdullah Mansyur (Hisbullah), Slamet Junaidi-Abdullah Hidayat (Jihad), dan Hermanto Subaidi-Suparto (Mantap).

Tiga paslon itu resmi menyerahkan berkas administrasi sebagai syarat pendaftaran ke KPU. Semua kandidat telah melengkapi syarat yang ditentukan dan dinyatakan lengkap. Tetapi, dari hasil verifikasi, KPU meminta kepada tiga paslon agar berkas administrasi disempurnakan.

Untuk diketahui, paslon Hisbullah diusung Partai Demokrat dan PAN dengan jumlah dukungan sembilan kursi di DPRD Sampang. Paslon Jihad diusung PPP, Partai Nasdem, PKS, PDIP, dan Golkar dengan jumlah kursi 15. Paslon Mantap diusung Partai Gerindra, PKB, dan PBB dengan jumlah kursi 17. Partai Hanura yang memiliki 4 kursi abstain di Pilkada Sampang.

Paslon Hisbullah optimistis bisa melanjutkan semua tahapan pilkada. Hisan mengatakan, pihaknya memiliki keinginan Sampang menjadi pusat pembangunan di Madura. Menurut dia, pembangunan tidak terlepas dari mengatasi kemiskinan dan meningkatkan perekonomian.

”Kami ingin mengangkat perekonomian masyarakat. Selain itu, pengelolaan hasil migas yang selama ini mandek akan dievaluasi. Sebab, migas sangat besar manfaatnya bagi masyarakat,” katanya.

Slamet Junaidi menyampaikan, semua proses menuju pendaftaran calon di KPU sudah dilalui. Apabila ada kekurangan untuk dilengkapi, tim akan berkoordinasi dengan penyelenggara pemilu. Pada prinsipnya, dia maju di Pilkada Sampang untuk berbuat.

Dia mengaku merasa memiliki terhadap Kota Bahari. ”Kalau kita merasa memiliki, kita akan respek. Majunya kami di Pilkada Sampang, karena kami peduli dan ingin memajukan daerah ini,” ungkapnya.

Sementara Hermanto Subaidi menyatakan, pihaknya akan bersatu dengan masyarakat untuk mengatasi masalah yang dihadapi. Selain itu, pihaknya akan mengejar ketertinggalan Sampang untuk bisa sama atau melebihi kabupaten-kabupaten lain di Jawa Timur. Yang menjadi prioritas adalah pendidikan, kesehatan, dan peningkatan pendapatan masyarakat.

”Kuncinya adalah membuka lapangan pekerjaan dan memanfaatkan potensi SDA yang kita punya. Sebenarnya SDA kita belum tersentuh. Saya yakin Sampang bisa berubah,” tukasnya.

Ketua KPU Sampang Syamsul Muarif menjelaskan, pihaknya sudah menerima pendaftaran dari tiga paslon yang diusung gabungan parpol. Setelah dilakukan verifikasi, dokumen persyaratan tiga paslon tersebut dinyatakan lengkap.

Selanjutnya, KPU akan melakukan penelitian administrasi terkait dengan syarat calon serta menunggu apabila ada tanggapan dari masyarakat. Pihaknya akan melakukan klarifikasi kepada instansi yang berwenang, yang berkaitan dengan dokumen syarat calon. Nantinya akan diinformasikan melalui website resmi KPU Sampang.

”Semua syarat lengkap. Dengan catatan, harus ada perbaikan atau harus disempurnakan. Deadline perbaikan mulai 18–20 Januari,” jelasnya. Sementara hasil tes kesehatan sudah bisa dilaksanakan dan hasilnya akan diterima KPU pada 16 Januari. KPU akan melakukan tes kesehatan kepada para kandidat di RSAL dr Ramelan, Surabaya. Selanjutnya, paslon akan ditetapkan pada 12 Februari 2018.

(mr/ghi/hud/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia