Minggu, 17 Dec 2017
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Akhirnya Taufadi Mengundurkan Diri sebagai Bacawabup

Kamis, 07 Dec 2017 19:04 | editor : Abdul Basri

Akhirnya Taufadi Mengundurkan Diri sebagai Bacawabup

PAMEKASAN – Taufadi secara resmi mengundurkan diri dari bursa bakal calon wakil bupati (bacawabup) Pamekasan 2018–2023. Keputusan itu diambil setelah dia ditetapkan tersangka oleh Kejati Jawa Timur atas kasus dugaan korupsi di PT Wira Usaha Sumekar (WUS), Sumenep.

Dalam rilisnya dia menyampaikan permohonan maaf atas semua kesalahan dan khilaf selama bersama masyarakat Pamekasan. Dia mengaku tidak memahami terhadap apa yang dituduhkan terhadap dirinya.

”Sekarang saya menjadi warga Rutan Kelas 1 Medaeng. Dalam hal ini saya dan keluarga menerima secara ikhlas terhadap diri saya dan keluarga. Mohon dukungan doa, semoga inilah jalan yang terbaik dari Allah SWT,” jelas Taufadi Rabu (6/12). ”Melalui WA (WhatsApp, Red) ini, saya menyatakan mundur dari kontestasi Pilkada Pamekasan 2018 yang akan datang,” tegasnya.

Dia menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan pengunduran itu. Sebab, saat ditetapkan sebagai tersangka, Taufadi dipanggil sebagai saksi. Usai pemeriksaan, Taufadi langsung dijadikan tersangka.

”Saat saya menjabat kepala devisi keuangan dan administrasi PT WUS selama 1 tahun (2012–2013), saya tidak pernah diberi tahu oleh direksi jika ada dana-dana yang disangkakan terhadap saya. Demikian harap maklum,” tukasnya.

Sebagaimana diberitakan, Kejati Jawa Timur menetapkan Taufadi sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan. Taufadi diduga tidak melaporkan dana Rp 510.658.500 saat menjabat kepala devisi keuangan dan administrasi PT WUS. Taufadi merupakan tersangka kedua setelah Sitrul Arsy Musa’ie selaku Dirut PT WUS yang diduga melakukan tindak pidana korupsi.

(mr/mam/hud/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia