Sabtu, 25 Nov 2017
radarmadura
icon featured
Madura Events

Grand Final Azan for Youth Sukses

Kemenag Berharap Tahun Depan Lebih Luas

Selasa, 14 Nov 2017 20:35 | editor : Abdul Basri

BERJUANG: Salah seorang peserta saat mengikuti lomba azan.

BERJUANG: Salah seorang peserta saat mengikuti lomba azan. (Radar Madura/JawaPos.com)

SUMENEP – Lomba azan yang digelar Jawa Pos Radar Madura (JPRM) bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep tuntas. Grand final lomba dengan tema Azan for Youth itu berlangsung di aula kantor Kemenag. Kegiatan itu dimulai pukul 08.00 hingga kemarin siang (13/11).

Hadir sejumlah pihak dalam acara tersebut. Antara lain, Kepala Kemenag Moh. Bakri, Kasi Pendma M. Tawil, Kapolres Sumenep AKBP Joseph Ananta Pinora yang diwakili AKP M. Haqqul, perwakilan kelompok kerja madrasah di masing-masing MI/MTs, dan orang tua peserta.

Dalam sambutannya Moh. Bakri menyampaikan banyak terima kasih atas partisipasi lembaga MI/MTs di 17 kecamatan daratan. Dia berharap kegiatan positif serupa bisa digelar lebih luas hingga tingkat MA dan mengikutkan siswa di wilayah kepulauan.

SUKSES BERKAT KEBERSAMAAN: Seluruh panitia berfoto dengan para pemenang lomba tingkat MI/MTs.

SUKSES BERKAT KEBERSAMAAN: Seluruh panitia berfoto dengan para pemenang lomba tingkat MI/MTs.

Mantan kepala MAN Sumenep itu mengatakan, antusiasme siswa cukup tinggi. Buktinya, seluruh peserta yang lolos di tingkat kecamatan hadir untuk berjuang memperoleh gelar juara di tingkat kabupaten. ”Semua peserta yang hadir sudah jadi juara di tingkat kecamatan, sekarang tinggal berjuang di tingkat kabupaten,” ucapnya.

Pelaksanaan lomba yang diikuti 50 peserta lebih itu berlangsung hingga pukul 13.45. ada tiga juri yang dilibatkan dalam kompetisi itu. Mereka memutuskan tiga nama peserta terbaik, baik di tingkat MI maupun MTs. ”Seluruhnya bagus-bagus. Tapi, tentunya ada yang lebih bagus di antara yang bagus itu dan kami harus memilih juaranya,” kata koordinator juri Syafa’at.

Pria yang menjabat sebagai pengawas RA/MI Kecamatan Gapura itu menyampaikan bahwa keputusan dewan juri mutlak tidak bisa diganggu gugat dan bisa dipertanggungjawabkan. Nama peserta yang meraih juara bisa dilihat di grafis. ”Insya Allah kita tim juri profesional,” tutur tim juri MTQ tingkat kabupaten tersebut.

Di tempat terpisah,ketua pelaksana Lomba Azan Neldy Apriawan berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan itu. Terutama kepada Kemenag. Juga kepada para pendukung, mulai polres, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) EL-Bagraf Madura Berdikari, RITZ Cathering Naika Kue Unyil Tradisional, hingga Smada Sumenep.”Seluruhnya tanpa terkecuali yang telah membantu suksesnya acara, kami ucapkan terimakasih,” singkatnya. 

(mr/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia