Selasa, 16 Jan 2018
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Gaji PPK-PPS Tembus Rp 7,6 Miliar

Senin, 23 Oct 2017 10:51 | editor : Abdul Basri

ppk, pps, kpu, pemilu, Pendaftar PPK

DIBURU: Pendaftar PPK menyerahkan berkas ke kantor KPU Bangkalan di Jalan Pemuda Kaffa beberapa waktu lalu. (VIVIN AGUSTIN HARTONO/Radar Madura/JawaPos.com)

BANGKALAN – Penerimaan berkas panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) ditutup Sabtu (21/10). Jumlah pendaftar yang masuk panitia sangat jauh melebihi kebutuhan. KPU Bangkalan sudah menyiapkan anggaran untuk pembayaran gaji mereka yang lulus.

Selama sembilan bulan ke depan, gaji PPK dan PPS tembus Rp 7,6 miliar. Perinciannya, untuk PPK Rp 1.336.500.000 dan PPS senilai Rp 6.322.500.000.

Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar mengutarakan, gaji PPK dan PPS sementara disiapkan selama sembilan bulan. Namun, alokasi anggaran itu bisa saja berubah. Sebab, untuk capaian kerja tetap menunggu petunjuk KPU RI. Alasannya, akan digelar pelantikan bersama.

”Apakah kerja mereka sembilan atau delapan bulan, kami sedang menunggu petunjuk. Yang jelas, kami menyiapkan anggaran untuk gaji mereka selama sembilan bulan dulu,” ujarnya Minggu (22/10).

Jika keputusan akhir ternyata kerja aktif mereka delapan bulan, otomatis sisa anggaran dikembalikan ke kas KPU. Kemudian, bisa di-plotting untuk kegiatan lain. ”Misalnya, nanti hanya delapan bulan. Ya uang tersebut dikembalikan ke semula (rekening KPU, Red),” katanya.

Fauzan menuturkan, gaji anggota dan ketua PPK/PPS tidak sama. Gaji ketua PPK Rp 1.850.000 per bulan. Sedangkan anggota hanya Rp 1,6 juta. Sementara gaji ketua PPS senilai Rp 900 ribu dan Rp 800 ribu untuk anggota.

”PPK yang kami butuhkan hanya 90 orang di 18 kecamatan. Masing-masing kecamatan lima orang. Nah, untuk PPS, yang akan kami ambil 843 orang di 373 desa dan 8 kelurahan,” ungkap Fauzan.

Setiap gaji yang diterima PPK dan PPS itu dipotong pajak. Potongan pajaknya lebih besar yang PNS. ”Nggak apa-apa PNS jadi PPK dan PPS. Yang penting dapat izin dari atasannya,” terangnya.

Mantan aktivis PMII itu menambahkan, gaji mereka sudah bisa dibayarkan ketika mereka ditetapkan lulus dan dilantik. Sementara ini, pendaftar PPK dan PPS harus melaksanakan tahapan demi tahapan. ”Setelah pengumpulan berkas, kan masih ada tes tulis dan lainnya. Jika tidak ada perubahan, penetapan dan pengumuman 7 November,” jelasnya.

Sekertaris Komisi A DPRD Bangkalan Mahmudi mengatakan, rekrutmen PPK dan PPS harus dilaksanakan sesuai mekanisme. Termasuk, perihal gaji dan tugas-tugas mereka nanti selama tahapan pilkada berlangsung. ”Harus terbuka,” pintanya.

(mr/daf/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia