Sabtu, 25 Nov 2017
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Polres Sumenep Ingin Perkuat Personel Kepulauan

Selasa, 17 Oct 2017 10:37 | editor : Abdul Basri

polres sumenep, Joseph Ananta Pinora

Kapolres Sumenep AKBP Joseph Ananta Pinora (FATHOR RAHMAN/Radar Madura/JawaPos.com)

SUMENEP – Aparat kepolisian yang bertugas di wilayah hukum Polres Sumenep dituntut bekerja keras. Letak geografis yang terdiri atas ratusan kepulauan itu tidak sebanding dengan jumlah personel. Jumlah petugas di tiap polsek kepulauan rata-rata 4–5 personel.

Jumlah personel yang tidak ideal tersebar di kepulauan jauh dari daratan. Misalnya, Pulau Kangean, Masalembu, Raas, Sapeken, dan Sapudi. Sedangkan untuk pulau terdekat seperti Poteran dan Giligenting masih bisa dibantu petugas dari daratan.

Kapolres Sumenep AKBP Joseph Ananta Pinora mengakui personelnya di kepulauan masih minim. Sejumlah mapolsek memerlukan penambahan tenaga. ”Personel kita perlu ditambah, di kepulauan khususnya. Sehingga kekuatan kita bisa bertambah di sana,” ucapnya Senin (16/10).

Pinora menegaskan, penambahan personel sangat penting. Dengan begitu, kekuatan memberantas kejahatan lebih sigap. Juga untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Selama ini polisi telah berusaha maksimal memberikan keamanan.

Pihaknya sudah mengajukan penambahan personel ke Polda Jawa Timur. Terutama untuk sektor kepulauan. Penambahan personel akan berpengaruh besar terhadap penegakan hukum di wilayah masing-masing. ”Kalau bertambah dua orang saja berarti ada tenaga baru. Sehingga tidak ada polisi yang merangkap tugas,” ucapnya.

Pinora mengungkapkan, pengajuan itu belum ada jawaban. Pihaknya menunggu kebijakan dari institusi di atasnya. Jika dikabulkan, sejumlah polsek akan didrop anggota tambahan. ”Saat ini petugas jaga di kepolisian masih minim. Sebagian mereka merangkap sebagai petugas jaga dengan penyidik. Kondisi ini akan lebih baik jika ada personel tambahan,” katanya.

Dia mengakui, jika ada persoalan di kepulauan tidak bisa mengirimkan bantuan pasukan secara cepat. Terutama daerah yang jauh. Berbeda dengan polsek daratan atau polsek pulau yang masih dekat seperti Giligenting.

”Kalau di pulau dekat BKO bisa diantisipasi dengan cepat. Kalau kepulauan yang jauh itu perlu kekuatan khusus. Apalagi faktor cuaca menjadi salah satu kendala untuk menambah pasukan dengan cepat,” tandasnya.

(mr/fat/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia