Selasa, 21 Nov 2017
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Polisi Tangkap Tujuh Pejudi, Sita Uang dan Kartu Remi

Senin, 16 Oct 2017 19:30 | editor : Abdul Basri

Polisi Tangkap Tujuh Pejudi, Sita Uang dan Kartu Remi

SUMENEP – Para pejudi tidak melihat waktu untuk bertaruh. Di saat orang pulang bekerja dan bersiap melaksanakan salat Magrib juga berjudi. Seperti tujuh orang yang berhasil ditangkap aparat kepolisian Sabtu petang (14/10).

Penangkapan dilakukan Unit Resmob Satreskrim Polres Sumenep di Dusun Jempareng Laok, Desa Campaka, Kecamatan Pasongsongan. Petugas mengungkap tujuh pelaku judi remi. Mereka bukan hanya warga kecamatan setempat.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Suwardi mengatakan, ada tujuh orang yang berhasil diciduk polisi. Mereka adalah Mohammad Waris, 38, warga Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan. Lalu Mat Huri, 45, warga Desa Jempareng Daya, Desa Campaka, Kecamatan Pasongsongan.

Selain itu, Adnan, 55, warga Desa Prancak; Erfan, 40, warga Desa Campaka; dan Moh. Sabik, 54, warga Desa Basoka, Kecamatan Rubaru. Kemudian Pakri, 60, warga Desa Prancak, dan Mashan, 44, warga Desa Ketawang Karay, Kecamatan Ganding.

”Ketujuh tersangka melakukan perjudian dalam permainan kartu remi jenis bakaran dengan uang sebagai taruhan,” ujarnya.

Mereka melakukan perjudian menggunakan kartu remi tersebut. Para pemain duduk melingkar. Si Bandar mengocok kartu sebelum disebar kepada pemain lain. Penombok atau pemain judi meletakkan masing-masing uang taruhan di depannya.

”Lalu, bandar membagikan dua buah kartu kepada setiap pemain atau penombok. Para penombok yang jumlah angkanya lebih kecil atau sama dengan bandar dianggap kalah,” ujarnya.

Petaruh yang jumlah angkanya lebih besar daripada bandar dianggap menang. Kemudian, bandar mengambil uang para pemain yang kalah. Penombok mendapatkan uang sesuai besarnya jumlah taruhan.

”Apabila terdapat pemain atau penombok yang jumlah angkanya sembilan, maka bandar harus membayar dua kali lipat dari besarnya jumlah taruhan pemain atau penombok tersebut,” papar mantan Kapolsek Giligenting itu.

Dari penangkapan tersebut, petugas mengamankan Rp 1.229.000 dan dua set kartu remi sebagai barang bukti. Ketujuh tersangka dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

(mr/sid/luq/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia