Kamis, 14 Dec 2017
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Pereteli CCTV, Gasak Uang Tunai Rp 158 Juta

Senin, 25 Sep 2017 01:00 | editor : Abdul Basri

MUSIBAH: Petugas melakukan penyelidikan lokasi pencurian di rumah distributor pupuk bersubsidi di Jalan Raya Telang, Kecamatan Kamal, Sabtu malam (23/9).

MUSIBAH: Petugas melakukan penyelidikan lokasi pencurian di rumah distributor pupuk bersubsidi di Jalan Raya Telang, Kecamatan Kamal, Sabtu malam (23/9). (BAHRUL ULUM/Radar Madura/JawaPos.com)

BANGKALAN – Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bangkalan. Rumah Arif selaku pemilik toko distributor pupuk bersubsidi CV Citra Tani disatroni maling Sabtu malam (23/9). Uang tunai ratusan juta dibawa kabur saat penghuni rumah sedang melayat.

Sekitar pukul 18.30, Arif, warga Desa Telang, Kecamatan Kamal, pergi melayat ke Kecamatan Burneh. Pria 40 tahun itu pergi bersama semua anggota keluarganya. Sebelum berangkat tidak lupa mengunci pintu toko dan rumah.

Mereka kembali ke rumah sekitar pukul 21.00. Saat itu lampu sedang padam. Saat masuk ke rumah mendapati asbes dalam keadaan jebol. Dia pun segera melihat tempat menyimpan uang.

Uang tunai Rp 8 juta dalam laci toko tidak ada. Uang tunai Rp 150 juta di bawah kasur kamar belakang juga raib. Pelaku pencurian juga menggasak mesin perekam closed circuit television (CCTV).

Tidak berselang lama petugas Polsek Kamal dan Polres Bangkalan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Mereka langsung berpencar. Ada yang meminta keterangan korban dan warga. Ada juga yang mencari bekas sidik jari pelaku.

Arif hanya berharap polisi mengungkap kasus yang menimpanya. Uang ratusan juta yang digondol maling itu merupakan hasil usaha. ”Mudah-mudahan polisi bisa menangkap pelaku,” ucapnya.

Informasi yang dihimpun di TKP, saat korban berangkat melayat, di depan rumah dan tokonya terparkir sepeda motor dengan dua orang. Warga tidak menaruh curiga karena kawasan tersebut memang ramai dengan mahasiswa.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Anton Widodo menduga pelaku telah mempelajari setiap sudut rumah dan toko. Sebab pelaku juga berhasil mengambil mesin CCTV. Padahal posisi mesin itu berada di tempat tersembunyi. ”Doakan saja bisa terungkap,” ucapnya.

(mr/bam/hud/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia