Rabu, 13 Dec 2017
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Maling Sapi Kumat Lagi

Minggu, 24 Sep 2017 04:25 | editor : Abdul Basri

LELAH: Warga kemarin istirahat di Desa Gapura Timur, Kecamatan Gapura, Sumenep, setelah berjalan kaki dari lokasi hilangnya sapi.

LELAH: Warga kemarin istirahat di Desa Gapura Timur, Kecamatan Gapura, Sumenep, setelah berjalan kaki dari lokasi hilangnya sapi. (ABD. MUKSIDYANTO/Radar Madura/JawaPos.com)

SUMENEP – Aksi pencurian hewan (curwan) sapi kembali terjadi di wilayah hukum Polres Sumenep. Dua sapi milik Pusahma, 50, warga Dusun Jurang Ara Daja, Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, hilang kemarin pagi (23/9).

Dua sapi itu diketahui hilang saat pemiliknya hendak memberi pakan. Dua sapi yang diletakkan dalam satu kandang itu diduga kuat dicuri maling dan dibawa ke arah timur terlebih dahulu. Selanjutnya ke selatan lalu ke barat.

Hal itu berdasarkan jejak kaki sapi. Zaini, 30, warga setempat mengatakan, kemungkinan pelaku curwan lebih dari dua orang. Sebab, dua sapi sama-sama dicuri. Berdasarkan pencarian warga mengikuti jejak, terakhir bekas terlacak di Desa Gapura Timur, Kecamatan Gapura, Sumenep.

”Pencarian terus dilakukan oleh warga dan perangkat desa. Warga menyisir sungai dan tempat-tempat yang rimbun dengan pohon,” tutur Zaini.

Warga mencari sapi dengan jalan kaki hingga puluhan kilometer. Dengan tujuan, leluasa menyusuri tempat-tempat mencurigakan. Seperti sungai dan lokasi yang jauh dari rumah penduduk. Puluhan warga menyebar untuk mencari sapi yang telah dicuri.

”Kami berharap polisi melakukan tindak lanjut secara serius. Agar pelaku bisa ditangkap dan diadili,” katanya geram.

Ahmari, perangkat Desa Banuaju Barat mengatakan, pencurian sapi di desanya sudah lama terhenti. Kini kembali terjadi. Hal itu setelah beberapa waktu lalu warga berhasil menggagalkan pencurian sapi milik warga Desa Grujugan.

Ketika itu, sapi milik desa tetangga tersebut digagalkan oleh warga Desa Banuaju Barat. Kuat dugaan, sambung Ahmari, karena pencuri merasa terganggu. Karena itu, maling mencuri sapi milik warga Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-Batang.

Dari pagi pencarian terus dilakukan. Bahkan sampai tadi malam terus ditelusuri ke berbagai tempat yang mencurigakan. Setiap ada sapi hilang di wilayah Banuaju Barat dan Banuaju Timur, jejak kaki sapi selalu ke arah barat.

”Kami berharap polisi mengembangkan penyidikan kasus pencurian sapi milik warga Desa Grujugan yang telah mengamankan dua pelaku. Kuat dugaan, pelaku tetap jaringan keduanya yang belum tertangkap,” tuturnya. Kata dia, polisi dari Polsek Batang-Batang sudah mendatangi lokasi pencurian sapi.

(mr/sid/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia