Rabu, 20 Sep 2017
radarmadura
Politik Pemerintahan

Daftar Bacabup, Alvian Didampingi Pedagang Kali Lima

Selasa, 12 Sep 2017 10:30 | editor : Abdul Basri

SIAP BAWA PERUBAHAN: Marsuto Alfianto (baju putih) menyerahkan berkas pendaftaran bacabup kepada pengurus DPD Nasdem Pamekasan Senin (11/9)

SIAP BAWA PERUBAHAN: Marsuto Alfianto (baju putih) menyerahkan berkas pendaftaran bacabup kepada pengurus DPD Nasdem Pamekasan Senin (11/9) (PRENGKI WIRANANDA/Radar Madura/JawaPos.com)

PAMEKASAN – Publik Pamekasan mengenal baik Marsuto Alfianto. Advokad muda berbakat itu kerap terjun langsung ke masyarakat untuk mengetahui persoalan yang dihadapi. Segudang persoalan yang terjadi di masyarakat menggetarkan naluri Alfian untuk memiliki ruang kebijakan lebih luas.

Pria lulusan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Unair itu resmi mendaftar sebagai bakal calon bupati (bacabup) melalui Partai Nasdem. Berbeda dengan kandidat lain, Alfian menunjukkan kesederhanaan.

Pada saat mengembalikan berkas pendaftaran, wakil ketua Lembaga Perekonomian NU Pamekasan itu didampingi sejumlah pedagang kaki lima (PKL). Perwakilan dari LBH PAM Nusantara juga hadir mendampingi.

Alfian mengatakan, dirinya terketuk melihat kondisi Pamekasan. Namun, selama ini ruang geraknya memperjuangkan hak masyarakat terbatas. Sebab, dia tidak masuk bagian pemerintahan.

Melalui kesempatan pilkada, dia berharap besar bisa memimpin Kota Gerbang Salam. Dia berkomitmen, kebijakan yang kurang baik akan diperbaiki dan dimaksimalkan. Program yang berjalan bagus bakal ditingkatkan.

Tekad Alfian membawa Pamekasan menuju arah yang lebih baik. Melalui partai yang satu-satunya memiliki moto restorasi, dia yakin persoalan yang ada bisa diatasi dengan baik.

Suami tercinta Setiya Cahyaningrum itu menyampaikan, perubahan menuju arah yang lebih baik harus dilakukan. Birokrasi yang terlalu kaku harus dibenahi untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Lalu, potensi alam yang ada harus dikembangkan secara maksimal. Ketua Yayasan Islamic Center Pamekasan itu menilai, sejuh ini pengembangan SDM dan SDA kurang maksimal.

Padahal, jika potensi itu dikembangkan dengan baik, bakal berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Kran investasi akan terbuka. Lalu, pendapatan asli daerah (PAD) akan terealisasi dengan baik.

Pilkada 2018 menjadi pintu pembuka bagi kehidupan masyarakat Pamekasan. Kepada masyarakat, dia berharap cerdas memilih pemimpin. Harapan terbesarnya, Pamekasan dipimpin kalangan muda yang masih segar.

Segar dari hiruk pikuk politik dan pro terhadap SDM, SDA, serta masyarakat. ”Ayo bersama-sama menuju perubahan. Menuju Pamekasan yang lebih baik,” tandasnya.

(mr/pen/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia