Selasa, 17 Oct 2017
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Puskesmas Tongguh Sukses Jalankan Program UKS

Senin, 11 Sep 2017 01:10 | editor : Abdul Basri

KOMPAK: Kepala Puskesmas Tongguh Ajrul Muslihin, S.Kep. Ns (dua dari kiri) bersama guru dan siswa di SDN Plakaran, Kecamatan Arosbaya.

KOMPAK: Kepala Puskesmas Tongguh Ajrul Muslihin, S.Kep. Ns (dua dari kiri) bersama guru dan siswa di SDN Plakaran, Kecamatan Arosbaya. (BAHRUL ULUM/Radar Madura/JawaPos.com)

BANGKALAN – Selain memberikan pelayanan kesehatan prima kepada masyarakat, Puskesmas Tongguh juga menjalankan program usaha kesehatan sekolah (UKS). Dari belasan sekolah yang dibina, satu di antara lembaga pendidikan mewakili Bangkalan untuk mengikuti penilaian UKS tingkat provinsi.

Kepala Puskesmas Tongguh Ajrul Muslihin mengatakan, baru sembilan bulan bertugas di puskesmas itu. Pihaknya dan tim berkomitmen memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Juga berkomitmen untuk menjalankan program UKS dengan baik.

Sedikitnya, 17 SD dan MI di Kecamatan Arosbaya kawasan timur menjadi binaan. SDN Plakaran mendapatkan nilai tertinggi dari semua lembaga sekolah dasar di Kota Salak. ”Sekarang mewakili Kabupaten Bangkalan mengikuti penilaian yang dilakukan Pemprov Jatim. Ini semua berkat kerja keras tim Puskesmas Tongguh dalam melakukan pembinaan,” terangnya Minggu (10/9).

Dia mengungkapkan, tujuan program UKS adalah mengajarkan pola hidup sehat sejak dini. Dengan begitu, siswa sudah memiliki bekal menjaga kesehatan. ”Sejak dini siswa itu harus dibekali gaya hidup sehat. Jadi seterusnya akan bergaya hidup sehat,” ucapnya.

Dari belasan sekolah itu, pihaknya sudah membentuk beberapa pokja di masing-masing lembaga. Di antaranya, dokter kecil, kantin sehat, musala bersih, dan taman bersih di lingkungan sekolah. Kemudian, mampu menciptakan lingkungan sehat di radius 500 meter di luar lingkungan sekolah, kamar mandi bersih, membuat kebun dengan tanaman obat keluarga (toga).

”Intinya, siswa dibekali dengan pola hidup sehat. Juga dibekali penanganan pertama jika ada temannya sakit. Sehingga, tidak salah dalam melakukan penanganan,” paparnya.

Ajrul menambahkan, pihaknya juga menjalankan program screening kesehatan gigi dan mulut, kusta, gondok, serta pemberian obat cacing. Kemudian, program perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), bulan imunisasi anak sekolah, dan pelatihan cuci tangan.

(mr/bam/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia