Kamis, 21 Sep 2017
radarmadura
Sportainment

Ini Kunci Kemenangan Madura United Atas Arema FC

Senin, 11 Sep 2017 00:34 | editor : Abdul Basri

PUAS: Slamet Nurcahyo merayakan golnya ke gawang Arema FC bersama Bayu Gatra Sanggiawan, Minggu malam (10/9).

PUAS: Slamet Nurcahyo merayakan golnya ke gawang Arema FC bersama Bayu Gatra Sanggiawan, Minggu malam (10/9). (HENDRA/MADURA UNITED FOR Radar Madura/Jawa Pos.com)

PAMEKASAN - Pada 45 menit pertama, Madura United dan Arema FC bermain sama kuat 0-0. Di babak kedua, Slamet Nurcahyo memecah kebuntuan. Tepatnya di menit 53, playmaker andalan Laskar Sape Kerrap mencetak gol ke gawang Singo Edan julukan Arema FC.

Gelandang yang menjadi motor serangan Madura United itu, benar-benar menjadi bintang dalam pertandingan Minggu malam (10/9). Slamet melengkapi kemenangan tim besutan Gomes de Olivera menjadi 2-0 setelah mencetak gol kedua di menit 83.

Kemenangan itu sangat istimewa bagi Madura United. Kemenangan itu membuat Fabiano Beltrame dkk mewujudkan ambisinya memutus rekor gemilang tamu yang tidak pernah kalah dari Madura. Dari empat pertandingan normal, dua pertandingan berakhir dengan kemenangan dan dua seri.

Pelatih Madura United Gomes de Olivera mengungkapkan, jika timnya pantas memenangkan pertandingan. Itu adalah kemenangan yang besar. "Kita menangkan pertandingan melawan tim yang besar dengan pemain yang berkualitas juga," ujar Gomes.

Salah satu kunci kemenangan Madura United karena bisa bermain kolektif. Gomes menilai, Madura United pantas untuk berada di papan atas klasemen. "Pemain melakukan tugasnya dengan sungguh-sungguh. Mereka tunjukkan kalau bekerja sama sebagai tim, membuahkan hasil yang baik," tambah Gomea.

Sementara itu, Slamet Nurcahyo, mengungkapkan kegembiraannya karena bisa membantu tim meraih tiga poin. "Bersyukur, di sini bukan saya tapi atas kerjasama tim. Itu yang membuat kami meraih hasil gemilang ini," ujar Slamet.

Karetaker Arema FC Joko Susilo mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Menurutnya, hasil tersebut tidak sesuai dengan yang diinginkan. "Kita coba menekan, resikonya kami kebobolan lagi," tambah Joko.

(mr/dam/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia