Rabu, 20 Sep 2017
radarmadura
Politik Pemerintahan

PKB Belum Tentukan Pasangan Badrut Tamam

Minggu, 10 Sep 2017 04:32 | editor : Abdul Basri

BELUM PUNYA PASANGAN: Badrut Tamam mengembalikan berkas forumulir pendaftaran bacabup di kantor PPP Jumat (8/9).

BELUM PUNYA PASANGAN: Badrut Tamam mengembalikan berkas forumulir pendaftaran bacabup di kantor PPP Jumat (8/9). (PRENGKI WIRANANDA/Radar Madura/JawaPos.com)

PAMEKASAN – Suhu politik di Pamekasan mulai hangat. Para bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) mulai menunjukkan keseriusan untuk maju. Indikasinya, berkas pendaftaran yang diambil di masing-masing partai telah dikembalikan.

Salah seorang bacabup yang mengembalikan berkas pendaftaran ialah Badrut Tamam. Anggota DPRD Jatim yang diusung maju Pilkada Pamekasan oleh PKB itu juga mendaftar ke PPP. Dia mengisi formulir sebagai bacabup.

Meski sejak lama mendeklarasikan diri untuk mencalonkan sebagai orang nomor satu di Kota Gerbang Salam, Badrut belum memiliki calon pasangan. Hingga sekarang, belum ditunjuk siapa yang bakal menemaninya di pesta demokrasi lima tahunan itu. Dalam pemilihan bacawabup, Badrut pasrah kepada para masyaikh.

Menurut dia, para kiai dan ulama memiliki pandangan dan keputusan bijak untuk kebaikan bersama. Dengan demikian, dia menunggu titah ulama. Salah satunya, dari KH Muhammad Syamsul Arifin. ”Bagaimana dawuh beliau, kami tunggu. Semoga dalam waktu yang tidak lama lagi, sudah diketahui langkah-langkah yang bakal dilakukan ke depan,” kata anggota Fraksi PKB DPRD Jatim itu.

Hal senada disampaikan Ketua DPC PKB Pamekasan Ali Wafa Subki. Menurut dia, bacawabup yang akan mendampingi Badrut menunggu titah para masyaikh. Sebab, para ulama diyakini memiliki keputusan lebih arif.

Karena itu, PKB tidak mau terburu-buru melakukan penentuan selama belum ada pandangan dari masyaikh. ”Kami mengikuti petunjuk dan dawuh para kiai,” katanya. Sementara pihaknya menjalin koordinasi dan upaya kerja sama dengan berbagai pihak dan partai politik. Salah satunya dengan PPP.

Dia berharap, untuk mengukir sejarah di Pamekasan, PKB dan PPP bisa berkoalisi. Sebab, sejauh ini, partai berbasis Islam itu belum berkoalisi dalam mengusung calon pemimpin tertinggi di tatanan eksekutif tersebut. 

Selama ini PKB-PPP selalu bersaing mencari figur terbaik untuk memimpin Pamekasan. Nah, dengan kerja sama itu, diharapkan bisa melahirkan figur yang lebih baik daripada sebelumnya. ”Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari sejarah,” tandasnya. 

(mr/pen/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia