Jumat, 22 Sep 2017
radarmadura
Sportainment
2 Perssu Real Madura vs PSBK Blitar 3

Tetap Tegar karena Suporter

Minggu, 10 Sep 2017 01:26 | editor : Abdul Basri

LOYAL: Suporter Persu berkumpul bersama usai pertandingan.

LOYAL: Suporter Persu berkumpul bersama usai pertandingan. (A. YUSRON FARISANDY/Radar Madura/JawaPos.com)

SUMENEP – Pertandingan penutup Grup 6 Liga 2 terasa pahit. Perssu Real Madura takluk atas PSBK Blitar di Stadion Achmad Yani, Sumenep, Sabtu sore (9/9). Skuad Laskar Kuda Terbang –julukan Perssu– kalah tipis 3-2.

Pada babak pertama, Perssu unggul. Yaitu gol pada menit ke-21 oleh Haris Tuharea dan menit ke-35 oleh Andre Dio Milandar. PSBK Blitar baru bangkit pada injury time babak pertama melalui gol yang disarangkan Angga Yudha di menit ke-45+1.

Memasuki babak kedua, skuad besutan Jamal Yastro mengendurkan tekanan. Hasilnya, Laskar Peta –julukan PSBK– mencetak dua gol tambahan. Angga Udha kembali mencetak brace di menit ke-65. Sementara Muchfidul Ilmi mencetak gol ketiga pada menit ke-84.

LAKUKAN YANG TERBAIK: Gelandang muda Perssu Chrystna Bhagascara dibayangi oleh pemain PSBK Blitar di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Sabtu (9/9) sore.

LAKUKAN YANG TERBAIK: Gelandang muda Perssu Chrystna Bhagascara dibayangi oleh pemain PSBK Blitar di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Sabtu (9/9) sore. (A. YUSRON FARISANDI/Radar Madura/JawaPos.com)

Perssu tak mau menyerah. Pada tambahan waktu, Haris Tuharea dkk berusaha menciptakan gol. Namun kekalahan tak bisa terelakkan. Perssu akhirnya menutup musim di Liga 2 dengan pahit.

Meski hasil akhir pertandingan pahit, seluruh penggawa Perssu merasakan manisnya dukungan tanpa henti dari seluruh suporter. Pelatih Perssu Real Madura Jamal Yastro mengungkapkan terima kasih kepada warga Sumenep yang tetap mendukung tim meski sering kalah.

”Saya diberi makan oleh orang Sumenep. Jadi dedikasi saya untuk Sumenep,” ujar Jamal. Maklum, selama semusim ini Perssu jatuh bangun dalam mencari kemenangan. Dukungan suporter yang membuat para pemain memiliki spirit bangkit.

Sebelum meninggalkan arena pertandingan, seluruh penggawa Perssu berkumpul membuat lingkaran di tengah lapangan. Para suporter pun turut bergabung. Itu merupakan rasa terima kasih yang sangat banyak atas dukungan tanpa henti semusim ini.

”Tiga musim saya di Sumenep. Warga Sumenep sangat ramah, dan saya sangat berterima kasih atas musim yang indah,” ujar Jamal. Dia mengatakan, akan pulang ke kampungnya di Mojokerto. Dia akan memutuskan apakah bertahan di Sumenep atau kembali ke Mojokerto.

Jamal mengapresiasi seluruh kerja keras para pemain. ”Itu adalah hak individu pemain, apakah menetap atau pergi. Namun sejumlah pemain saya yakin sudah sehati dengan tim ini dan patut dipertahankan,” jelas Jamal. Begitu pun jika dia masih dipercaya untuk menangani Perssu di Liga 3, dia akan siap mengambilnya.

(mr/dam/hud/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia