Senin, 25 Sep 2017
radarmadura
Hukum & Kriminal

Suami Istri Jadi Saksi Kasus Narkoba

Kamis, 07 Sep 2017 12:29 | editor : Abdul Basri

TAK BERKUTIK: Nuridin, Wawan Tri Widodo, dan Nidia Trisnawati menjalani pemeriksaan di Mapolsek Konang, Bangkalan, Selasa malam (5/9).

TAK BERKUTIK: Nuridin, Wawan Tri Widodo, dan Nidia Trisnawati menjalani pemeriksaan di Mapolsek Konang, Bangkalan, Selasa malam (5/9). (ISTIMEWA)

BANGKALAN – Penyalahgunaan narkoba di Kota Salak semakin menggurita. Tiada hari seakan tanpa pengungkapan kasus barang haram itu. Paling sering polisi hanya menangkap pemakai.

Terbaru, korps baju cokelat mengamankan tiga orang dari Desa Bandung, Kecamatan Konang, Bangkalan. Selasa (5/9) sekitar pukul 23.00, Polsek Konang mendapatkan informasi bahwa terdapat beberapa orang mencurigakan berada di rumah kosong. Berbekal informasi itu, anggota reskrim mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas mendapati gerak-gerik mencurigakan empat orang di teras rumah. Saat itu pula polisi melakukan penggerebekan. Namun, hanya tiga orang yang berhasil diringkus. Mereka adalah Nuridin, 35, warga Jalan Lembayung, Gang 5/3 RT 2, RW 2, Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Kedungkandang, Malang.

Kemudian pasangan suami istri (pasutri) Wawan Tri Widodo, 37, warga Perum Kartika Asri Blok R/26, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Malang. Sedangkan istrinya, Nidia Trisnawati, 37, warga Kelurahan Sugiono, Kota Malang. Sedangkan seorang yang lain kabur.

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan satu bungkus plastik kecil diduga berisi 1 gram sabu-sabu, dua plastik kecil kosong, dan satu bong. Kemudian, satu bungkus tisu, satu bungkus cotton bud, dan satu pipet panjang sekitar 9 sentimeter.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Bidarudin mengatakan, ketiga orang itu mengaku, Agus, warga Surabaya, yang sedang menebus mobil gadai. Belakangan mobil tersebut diketahui milik Wawan Tri Widodo dan Nidia Trisnawati.

Sebelum berangkat menebus mobil, Nuridin dan seorang yang melarikan diri diyakini mengonsumsi sabu-sabu. Sementara Wawan Tri Widodo dan Nidia Trisnawati mengaku tidak mengonsumsi. Namun, petugas tidak percaya begitu saja.

Mereka dites urine. Dari hasil tes itu hanya Nuridin yang positif. ”Nuridin kami tetapkan sebagai tersangka. Pasangan suami istri (Wawan Tri Widodo dan Nidia Trisnawati) tidak cukup bukti. Jadi hanya sebatas saksi,” ucapnya.

Bidarudin mengungkapkan, pihaknya kini fokus mengejar Agus. Sebab dia yang membeli barang haram itu sebelum dikonsumsi. Nuridin dijerat pasal 112 ayat (1) UU 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara lima tahun. ”Agus sekarang menjadi DPO,” terangnya.

(mr/bam/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia