Kamis, 19 Oct 2017
radarmadura
icon featured
Sport

Perssu Real Madura Punya Spirit untuk Bangkit

Minggu, 13 Aug 2017 19:00 | editor : Abdul Basri

TAK KENAL LELAH: Wing back Perssu Real Madura Chrystna Bhagascara (kiri) menempel pergerakan pemain Persik Kediri di Stadion Achmad Yani, Sumenep, kemarin.

TAK KENAL LELAH: Wing back Perssu Real Madura Chrystna Bhagascara (kiri) menempel pergerakan pemain Persik Kediri di Stadion Achmad Yani, Sumenep, kemarin. (RINO HAYYU SETYO/Radar Kediri/JawaPos.com)

SUMENEP – Untuk pertama kalinya dalam musim ini, Perssu Real Madura menang dengan skor lebih dari 1 gol. Itu terjadi kala skuad Laskar Kuda Terbang –julukan Perssu– membantai Persik Kediri 3-0 di Stadion Achmad Yani, Sumenep, Sabtu sore (12/8).

Persik Kediri yang lebih diunggulkan dalam laga ini justru tampil di bawah perform. Ini membuat Perssu sebagai tuan rumah mengambil kendali permainan sejak menit awal pertandingan.

Namun, gol yang ditunggu-tunggu baru datang menjelang babak pertama selesai. Tepatnya di menit ke-45+1. Lepas dari jebakan offside, gelandang anyar Perssu, Nur Huda, dengan tenang melewati penjaga gawang dan mencetak gol pembuka. Skor 1-0 sekaligus menjadi penutup babak pertama untuk keunggulan tuan rumah.

Babak kedua dimulai. Perssu langsung menekan. Hasilnya, gol kedua bagi tuan rumah di menit ke-52. Bola liar hasil sepakan gelandang striker anyar Perssu, Sugiarto, disambar kapten tim Haris Tuharea. Seisi stadion bergemuruh. Skor 2-0 Perssu semakin menjauh.

Skuad Laskar Kuda Terbang belum puas. Gol ketiga akhirnya tercipta di menit ke-64. Kembali upaya yang dilakukan Nur Huda tak mampu dihalau oleh penjaga gawang Persik Kediri. Papan skor kembali berubah 3-0. Perssu Real Madura tampil trengginas kemarin sore.

Dukungan yang tak ada hentinya diberikan oleh Peccot Mania terhadap Haris Tuharea dkk belum mampu membuat para pemain mencetak gol keempat. Sementara usaha skuad Macan Putih –julukan Persik– juga belum mampu hanya sekadar mencari gol penghibur.

Skor 3-0 untuk kemenangan Perssu Real Madura bertahan hingga akhir pertandingan. Hasil ini membuat pelatih interim Perssu Jamal Yastro sedikit bernapas lega. Pasalnya, ini merupakan hasil yang sangat baik di tengah ancaman degradasi.

”Kuncinya adalah spirit para pemain untuk bangkit dari keterpurukan,” ujar Jamal. Selain itu, dukungan Peccot Mania, manajemen, dan seluruh masyarakat Sumenep membuat pemain terbakar semangatnya untuk menang besar sore kemarin.

Dua gol yang dicetak Nur Huda melawan Persik diapresiasi oleh Jamal. Menurutnya, pemain yang ada di Perssu merupakan pemain yang benar-benar dibutuhkan oleh tim, ”Kami melihat mereka itu bukan pemain yang hanya untuk latihan, tapi mereka pemain yang ada untuk pertandingan,” tambah Jamal.

Sementara itu, Pelatih Kepala Persik Kediri Bejo Sugiantoro mengakui jika penampilan anak asuhnya under perform. Persik terlihat agak meremehkan Perssu, ”Kami kurang fighting spirit menghadapi tim degradasi,” ungkap Bejo.

Keputusan wasit yang dianggap berat sebelah dinilai membuat para pemain sedikit emosi. Sehingga memecah konsentrasi para pemain di lapangan. ”Ini penampilan terburuk kami. Kami akan evaluasi,” jelas Bejo.

Evaluasi juga akan dilakukan oleh Laskar Kuda Terbang. Mengingat, Kalteng Putra sudah menanti untuk dijamu pada 19 Agustus mendatang. ”Otomatis para pemain baru harus ditingkatkan,” ungkap Jamal.

Hasil ini membuat Perssu Real Madura menggeser Persida Sidoarjo di peringkat keenam klasemen sementara grup 6. Perssu saat ini mengoleksi 7 poin dari 9 laga, unggul satu poin dari Persida Sidoarjo.

(mr/dam/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia