Sabtu, 20 Jan 2018
radarmadura
Bangkalan

BOP PAUD Bangkalan Capai Rp 10,8 Miliar

Senin, 19 Jun 2017 04:11

 BOP PAUD Bangkalan Capai Rp 10,8 Miliar

Ilustrai siswa PAUD (VIVIN AGUSTIN HARTONO/Radar Madura/JawaPos.com)

BANGKALAN – Anggaran bantuan operasional pendidikan (BOP) untuk pendidikan anak usia dini (PAUD) tahun ini cukup fantastis, yakni Rp 10,8 miliar. Sayangnya, bantuan dana hibah itu hanya direalisasikan untuk 606 lembaga. Padahal di Bangkalan ada 697 PAUD.

 

Kabid PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan Jufri Kora membenarkan bantuan dana hibah BOP PAUD dianggarkan Rp 10,8 miliar. Anggaran itu disebar ke 606 lembaga. Sementara 91 lembaga lainnya tidak kebagian.

Alasan yang dia kemukakan, karena 91 PAUD itu belum terdaftar di data pokok pendidikan (dapodik) dan belum memiliki nomor pokok sekolah nasional (NPSN). ”Jadi, dari total 697 PAUD, 606 yang menerima dana hibah,” katanya Minggu (18/6).

Alasan yang lain, 91 PAUD tidak bisa menikmati kucuran dana hibah lantaran belum memenuhi standar. Salah satunya, PAUD harus memiliki siswa minimal 12 orang. Anak didik kurang dari jumlah itu, PAUD tidak bisa menerima hibah.

”Hitungannya, masing-masing siswa mendapat bantuan Rp 600 ribu. Total ada 1.820 siswa PAUD yang dapat,” jelas Jufri.

Dia menyatakan, bagi PAUD yang belum terdaftar di dapodik, sampai kapan pun tidak akan bisa menerima hibah. Karena itu, sebaiknya 91 PAUD segera mengurus dapodik. ”Bantuan hibah itu untuk meningkatkan pendidikan di Bangkalan,” ujarnya.

Bantuan dana hibah itu tidak diperkenankan untuk PAUD negeri. ”Hanya ada satu PAUD negeri di Bangkalan. Untuk PAUD negeri, di-cover melalui APBD,” ucapnya.

Jufri menegaskan, juknis BOP PAUD tidak untuk kegiatan berat. Bantuan boleh dibelanjakan hanya untuk kegiatan ringan. Seperti alat bermain siswa. ”Tidak boleh dibelanjakan untuk pembangunan gedung,” tegas dia.

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurrahman mengatakan, BOP PAUD cukup besar. Karena itu, harus dipergunakan dengan tepat. Disdik harus memantau realisasi dana tersebut. ”Biar tepat sasaran,” katanya. (daf/hud/luq)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia