Sabtu, 20 Jan 2018
radarmadura
Olahraga

Raja Assist dan Keypass, Slamet-Bayu Tampil Superior

Rabu, 14 Jun 2017 01:38

Raja Assist dan Keypass, Slamet-Bayu Tampil Superior

PUAS: Bayu Gatra Sanggiawan dan Dane Milovanovic merayakan kemenangan Madura United di Stadion Gelora Bangkalan Selasa malam (12/6). (A. YUSRON FARISANDY/Radar Madura/JawaPos.com)

BANGKALAN – Jika ada yang menyatakan Peter Odemwingie adalah kunci kesuksesan Madura United tidak salah. Sembilan golnya telah membawa Laskar Sape Kerrap melesat ke peringkat satu Liga 1. Namun, ada sejumlah pemain yang perannya sangat penting. Salah satunya adalah Slamet Nur Cahyo dan Bayu Gatra Sanggiawan.

 

Dalam sepuluh laga yang dijalani, penampilan Slamet Nurcahyo sangat bagus. Pemain bernomor punggung 10 itu mencetak 1 gol. Dia juga mencatatkan 7 kali assist (umpan gol). Perolehan itu menjadi yang terbanyak di Madura United. Wajar jika banyak yang menjulukinya sebagai raja assist.

Saat Madura United menghancurkan Semen Padang Slamet Nurcahyo memang tidak mencetak gol. Namun, perannya sangat penting pada laga yang berakhir dengan skor 6-0 tersebut. Pada laga di Stadion Gelora Bangkalan itu, dia mencatatkan 4 assist. Yakni, dua untuk Peter Odemwingie dan dua Greg Nwokolo.

Selain di Madura United, pemain kelahiran 11 Juli 1983 tersebut  juga merajai Liga 1 dalam hal mencetak assist terbanyak. Sedangkan di posisi kedua ada Eka Ramdani dari Persela Lamongan dan Oh In-Kyun dari Mitra Kukar. Keduanya sama-sama mengoleksi 4 assist.

Penampilan Bayu Gatra Sanggiawan juga tidak kalah bagus dari Slamet. Bahkan dalam sebelas laga yang dijalani Madura United, dia tidak pernah absen. Pemain yang masih memiliki darah Madura tersebut selalu dipercaya masuk starter oleh Gomes de Olivera. Saat ini dia telah mencetak tiga gol.

Gol terbaru dicetak ke gawang Semen Padang di SGB Senin (12/6). Bayu menjadi pencetak gol keenam dari titik penalti. Bayu dihentikan saat melakukan pergerakan berbahaya di kotak penalti tim tamu. Tanpa ragu wasit menunjuk titik putih. Bayu yang mengambil sendiri tendangan penalti tak menyia-nyiakan kesempatan itu.

 Yang fenominal, Bayu mencatatkan keypass (umpan kunci) terbanyak di Madura United, yakni 19 kali. Empat di antaranya ditorehkan pada laga melawan Semen Padang. Bayu menjadi pencetak keypass terbanyak kedua di Liga 1. Peringkat pertama ditempati Marc Klok PSM Makasar, yakni 24 kali.

Meski libur Lebaran, pemain tidak bisa berleha-leha. Sebab, Madura United akan kembali merumput  pada Selasa (4/7). Laskar Sape Kerrap akan menghadapi Pusamania Borneo FC. Usai menjalani liburan Lebaran, anak-anak harus kembali menjalani latihan.

Saat ini Fabiano Beltrame dkk sedang menjalani liburan pasca pertandingan selama 2 hari. ”Kompetisi masih lama dan pertandingan belum sampai separo. Meski pertandingan masih lama, pemain tidak boleh lengah,” ucap Gomes. ”Liburnya setelah 22 Juni. Mereka harus sudah gabung kembali dengan tim tanggal 1 Juli,” ucap Manajer Madura United Haruna Soemitro.

Tidak adanya libur panjang dianggap hal wajar oleh para pemain Madura United. Sebab, jika terlalu lama libur, menjadikan feeling bola dan kebugaran sulit dikontrol. ”Ini liburnya kan bukan akhir kompetisi. Kewajiban bagi pemain untuk terus menjaga kondisi. Karena kompetisi masih panjang,” tambah Fabiano.  (dam/han/luq)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia