Sabtu, 20 Jan 2018
radarmadura
Olahraga

Gomes Tuntaskan Dendam kepada Semen Padang

Selasa, 13 Jun 2017 04:50

Gomes Tuntaskan Dendam kepada Semen Padang

SUMBANG KEMENANGAN: Pencetak gol kedua Madura United ke gawang Semen Padang FC Greg Nowokolo di Stadion Gelora Bangkalan, Senin malam (11/6) (A. YUSRON FARISANDY/Radar Madura/JawaPos.com)

BANGKALAN – Gomes de Olivera menuntaskan dendamnya terhadap Semen Padang Senin malam (11/6). Sebelum pertandingan di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), palatih asal Brasil itu mengakui selalu mengalami kesulitan mengahdapi tim besutan Nil Maizar tersebut.

Kekhawatiran Gomes tersebut beralasan. Sebab, dalam cacatan pertandingan terakhir selalu meraih hasil kurang maksimal. Namun, kekhawatiran Gomes tidak terjadi. Madura United membungkam tim berjuluk Kabau Sirah dengan skor 6-0.

”Biasanya kita sulit memenangkan pertandingan lawan Semen Padang. Tapi sekarang kita berhasil menang dengan menunjukkan permainan yang sangat bagus, semua pemain bermain kompak antar lini,” ujar Gomes.

Gomes memuji penampilan striker andalannya, Peter Odemwingie. Striker yang bersatatus marqee player itu menjawab kepercayaanya dengan tiga gol. ”Hari ini peluang yang didapat Odemwingie menjadi gol semua,” tambah Gomes.

Namun, pelatih 54 tahun itu mengingatkan pemainnya untuk tidak laur dalam euforia kemenangan. ”Ini merupakan satu motivasi bagi kami kedepan, karena kompetisi masih panjang. Dan masih banyak pertandingan yang harus kita menangkan,” tambahnya.

Sementara Pelatih Semen Padang Nil Maizar mengakui menampik kekalahan timnya karena faktor tidak adanya sang ujung tombak Marcel Sacramento. Menurutnya, kekalahan itu karena anak asuhnya kehilangan konsentrasi setelah kebobolan.

”Lima belas menit babak pertama kami mampu mengimbangi permainan tuan rumah. Tapi setelah gol pertama dan kedua, para pemain kehilangan koordinasi yang berbuah gol selanjutnya,” ujar Nil Maizar usai pertandingan. (dam/han/luq)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia