Sabtu, 20 Jan 2018
radarmadura
Rekreasi

Asta Tinggi Tujuan Utama Peziarah Asal Jawa

Rabu, 07 Jun 2017 15:57

Asta Tinggi Tujuan Utama Peziarah Asal Jawa

BERDIRI KOKOH: Salah satu dinding di kompleks pemakaman Asta Tinggi dibangun ratusan tahun lalu. (A.YUSRON FARISANDY/Radar Madura/JawaPos.com)

SUMENEP- Satu lagi wisata religi yang tidak pernah sepi pengunjung, Asta Tinggi. Kompleks pemakaman para raja itu merupakan salah satu destinasi wisata religi andalan Kabupaten Sumenep. Pemakaman yang terletak di bukit Desa Kebonagung, Kecamatan Kota Sumenep, ini setiap hari banjir pengunjung.

 

Selain ziarah, para pengunjung bisa menikmati keindahan bangunan di kompleks pemakaman tersebut. Pengunjung bisa melihat langsung bangunan peninggalan sejarah tersebut. Termasuk tulisan Arab dan ornamen yang terdapat di beberapa dinding dan pintu masuk menuju pesarean. Meski usianya sudah ratusan tahun, kondisinya tetap kokoh.

Selain itu, setiap pengunjung bisa mengetahui sejarah para raja yang dimakamkan di sana. Di tempat penerima tamu, mereka bakal mendapatkan penjelasan singkat mengenai sejarah Asta Tinggi. Termasuk mengenali nama dan sejarah raja serta pimpinan Sumenep tempo dulu.

Holisuddin, 30, salah satu pengunjung asal Kabupaten Jember mengatakan, rutin berziarah ke Asta Tinggi. Bahkan, kegiatan itu sudah menjadi agenda tahunan. ”Setiap ada agenda ziarah ke Madura, Asta Tinggi selalu menjadi tujuan utama,” katanya saat ditemui di areal pemakaman Selasa (6/6).

Menurutnya, banyak tokoh dan pejuang yang dimakamkan di sana. Seperti Sultan Abdurrahman dan Bindara Saod. Keduanya merupakan tokoh penting di kebupaten ujung timur Madura tersebut. Selain dua orang itu, masih banyak tokoh-tokoh lain yang menjadi daya tarik warga berziarah ke sana.

Salah satu sejarawan dan budayawan Sumenep Tadjul Arifien R mengatakan, di Sumenep yang paling banyak diminati adalah wisata religi. Seperti Asta Tinggi di Kota Sumenep, Asta Panaongan di Kecamatan Pasongsongan, Asta Sayid Yusuf di Pulau Poteran Kecamatan  Talango, dan Asta Gumuk di Kecamatan Kalianget.

Dari sekian tempat itu, telah memberikan dampak ekonomis bagi warga sekitar. Seperti di Asta Tinggi misalnya. Banyak orang berjualan dan menyediakan kebutuhan bagi para pengunjung. Mulai oleh-oleh khas Madura maupun jualan makanan. ”Tempat-tempat ini harus dilestarikan,” harapnya. (sid/han)

           

           

 

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia