Sabtu, 20 Jan 2018
radarmadura
Sumenep

Satgas Saber Pungli Cokok Empat Petugas Pelabuhan Palianget

Sabtu, 20 May 2017 00:15

 Satgas Saber Pungli Cokok Empat Petugas Pelabuhan Palianget

TERJARING OTT: Petugas kapal dan honorer dishub digelandang ke ruang penyidik Polres Sumenep setelah terjaring Satgas Saber Pungli Jumat 919/5). (FATHOR RAHMAN/Radar Madura/JawaPos.com)

SUMENEP – Unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) baru menunjukkan taringnya. Mereka melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap empat petugas di Pelabuhan Kalianget Jumat (19/5). Penangkapan dilakukan setelah tim ini dikukuhkan pada Kamis (26/1).

 

Selama ini petugas mendapat laporan dugaan pungli kepada calon penumpang. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 06.00 kemarin lima anggota Satgas Saber Pungli bergegas menuju Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Kalianget.

Pukul 07.30 petugas melakukan operasi tangkap tangan di loket pelabuhan. Empat orang diamankan. Dua petugas kapal dan dua lainnya tenaga honorer Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep. Dua petugas kapal dari PT Dharma Dwipa Utama itu adalah Khairur Rasidi, 40, dan Siswanto, 46. Mereka sama-sama beralamat di Perum PT Garam Kalianget, Sumenep.

Dua tenaga honorer dishub adalah Faisal Hariyanto, 20, warga Desa Pabian; dan Gilang Mita Saputra, 26, asal Kelurahan Bangselok. Mereka bertugas di loket pembelian karcis Pelindo III Kalianget. Empat orang diamankan dan digelandang ke Mapolres Sumenep.

Dalam operasi tersebut Satgas Saber Pungli mengamankan uang tunai Rp 972.000 sebagai barang bukti. Uang tersebut diduga pungutan uang karcis penumpang jurusan Sumenep–Jangkar, Situbodo.

”Kami tidak tahu ada apa sebenarnya. Saat itu ada polisi langsung masuk ke tempat loket pembelian karcis,” ungkap Mahmudi, 36, warga Pulau Raas yang kemarin berada di Kalianget.

Kedatangan petugas itu sempat menjadi perbincangan calon penumpang. Mereka masuk loket sebelum kapal berlayar. ”Empat orang diperiksa sampai saat ini oleh penyidik. Mereka dari anak buah kapal (ABK) dan tenaga honorer dishub,” ungkap Kasubbaghumas Polres Sumenep Suwardi kemarin siang.

Suwardi enggan membeberkan secara detail praktik pungli dan peran empat orang itu. Dia beralasan empat orang yang diamankan itu dalam proses pemeriksaan. Dugaan sementara mereka terlibat pungli karcis penumpang dan kendaraan. ”Kita tunggu saja hasil penyidikan. Sekarang masih diproses,” ucapnya.

Sebelum diperiksa, empat orang itu terlihat santai di kantin mapolres dengan tetap berpakaian dinas. Sekitar pukul 13.00 mereka dimasukkan ke ruang penyidik. Hingga kemarin sore belum dipastikan ada penetapan tersangka. Polisi beralasan masih dalam proses penyidikan. Setelah itu akan dilakukan gelar perkara.

”Kami belum tahu sampai kapan selesai pemeriksaan. Sekarang sudah diproses oleh penyidik. Yang penting kami sudah mengamankan keempatnya,” ucap Suwardi.

Sementara Kepala Dishub Sumenep Sustono belum memberikan keterangan terkait penangkapan anak buahnya. Didatangi ke ruang kerjanya tidak berhasil. Dihubungi melalui nomor ponselnya, tidak tersambung. (fat/luq)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia