Rabu, 24 Jan 2018
radarmadura
Sampang

Pengelolaan Parkir Srimangunan Tak Jelas

Minggu, 09 Oct 2016 15:49

Pengelolaan Parkir Srimangunan Tak Jelas

SEMRAWUT: Lahan parkir pengunjung Pasar Srimangunan Sampang tidak tertata rapi Sabtu (8/10). (ZAINAL ABIDIN/Radar Madura/JawaPos.com)

SAMPANG – Pengelolaan lahan parkir Pasar Srimangunan Sampang masih semrawut. Hingga Sabtu (8/10), pengelolaan parkir masih ditangani satpol PP. Sementara proses peralihan pengelolaan belum jelas. Selain dikeluhkan pengunjung pasar, wakil rakyat juga mengeluhkan pengelolaan parkir.

Pantauan di lokasi, parkir dijaga enam anggota. Tapi, hanya di pintu masuk. Sementara karcis tetap diberlakukan seperti biasanya. Hanya, penataan parkir dan pelayanan kurang maksimal. Tak sedikit pengunjung yang mengeluh.

Anggota Komisi II DPRD Sampang Sohebus Sulton menyayangkan penanganan dan pengelolaan parkir yang berlarut-larut. Menurut dia, pengelolaan parkir itu seharusnya sudah dialihkan ke dishubkominfo lagi. Tetapi, hingga saat ini masih dikelolakan kepada penegak peraturan daerah (perda).

”Saya tidak begitu paham kenapa dishubkominfo sampai saat ini enggan mengelola lahan parkir di Pasar Srimangunan,” ucap Sulton.

Polisi asal Kecamatan Karang Penang itu mendesak pemkab tegas. Dengan demikian, pengelolaan parkir itu sesuai dengan tugas dan wewenangnya. Selain itu, selama ini banyak keluhan dari pengunjung. Salah satunya ancaman pencurian yang masih terjadi di lahan parkir.

Kepala Satpol PP Sampang Hamdani yang diwakili Kasi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Moh. Jalil membenarkan, untuk sementara pihaknya masih menangani pengelolaan parkir Pasar Srimangunan. Hal itu sesuai dengan instruksi dari bupati.

”Kalau tidak ada perintah, kami tidak mungkin melakukan hal di luar wewenang,” ujar Jalil.  

Wakil Bupati Sampang Fadhilah Budiono menerangkan, pengelolaan parkir seharusnya dikelola dispendaloka. Akan tetapi, dispendaloka sendiri menolak sehingga ada perubahan perbup. Bupati menunjuk satpol PP untuk mengelola lahan parkir Srimangunan.

”Itu hanya sementara, sambil lalu menunggu struktur organisasi (SO) yang baru terbit. Karena di SO itu akan jelas semua, target lahan parkir akan ditangani dishubkominfo,” ujarnya. (c8/dry/luq)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia