Jumat, 23 Feb 2018
radarmadiun
icon featured
Peristiwa

Antre Angkut Material Galian, Sopir Dump Truk Tewas di Lokasi Tambang

Kamis, 07 Dec 2017 16:00 | editor : Budhi Prasetya

sopir truk tewas tergencet

Petugas melakukan olah TKP tewasnya Supi di lokasi tambang galian C PT Flash di Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Ngawi, Rabu (6/12) (Loditya Fernandez/Radar Ngawi)

NGAWI – Nahas, dialami Supi, warga Desa Gunungsari, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi. Lelaki 45 tahun itu tewas setelah tergencet bodi dump truck di lokasi tambang tempatnya mengais rejeki selama ini. 

Kejadian berawal saat Supi mengantre mengisi material tanah uruk dump truck nopol AE 8610 UJ yang disopirinya  di lokasi tambanng galian C milik PT Flash di Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Ngawi.

Ketika itu datang Aris Setyono, mengemudikan dump truck nopol AE 8782 UN.  Warga Desa Kedungputri, Kecamatan Kasreman, Ngawi, itu ikut mengantre bersama Supi dan sopir lainnya. 

’’Jadi waktu itu memang truk sama yang kerja banyak. Datang giliran antre muatan,’’ ucap Sugiyanto, salah seorang pekerja tambang. 

Ketika dump truck yang disopiri Aris tiba di area antrian, Supi turun dari truknya berniat mengambil penahan roda truk. Selain itu dirinya juga memberi aba-aba kepada Aris yang hendak parkir di samping truknya. 

Sialnya, truk yang disopiri oleh Aris melaju mundur dengan kecepatan tinggi. Tidak pelak, tubuh Supi tergencet bak belakang sisi kiri truk Aris. Termasuk sini kanan truknya sendiri. Bapak dua orang anak itu tewas seketika. 

’’Kepalanya pecah kena pojokan bak truk,’’ bebernya.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian pekerja di sekitar lokasi. Aktivitas pertambangan dan bongkar-muat material tambang pun dihentikan. 

Kabar tersebut mulai tersebar. Warga yang penasaran mulai berdatangan untuk melihat kejadian tersebut. Di saat bersamaan, secara bergiliran petugas TNI-Polri juga mulai mendatangi lokasi kejadian. 

’’Setelah dapat laporan kami mendatangi lokasi kejadian,’’ kata Kapolsek Padas AKP Munaji. 

Seperti pantauan wartawan koran ini, petugas memasang police line di sekitar jasad Supi dan dua truk yang mengencet tubuhnya. Petugas pun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Selain anggota Polsek Padas,  personil Satlantas hingga tim Identifikasi Satreskrim Polres Ngawi pun bergiliran melakukan olah TKP tersebut.  

’’Sesuai hasil koordinasi kasus ini ditangani reskrim. Bukan unit laka karena bukan di jalan raya, ’’ jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, Aris yang sebelumnya diamankan di salah satu warung di sekitar  lokasi tambang akhirnya dibawa ke mapolres.  Munaji belum bisa memastikan kemungkinan penetapan status tersangka pada Aris buntut tewasnya Supi. 

’’Masih dalam pemeriksaan di satreskrim, ’’ ungkapnya. 

(mn/odi/sib/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia