Sabtu, 24 Feb 2018
radarmadiun
icon featured
Ponorogo

Penambang Batu Kapur Mulai Menganggur

Kamis, 09 Nov 2017 16:10 | editor : Budhi Prasetya

tambang gunung kapur

Salah satu jalan masuk area tambang milik PD Sari Gunung dipasangi pengumuman tutup sementara. (Latiful Habibi/Radar Madiun )

SAMPUNG – Tak kurang dari seratusan pekerja tambang batu kapur milik Perusahaan Daerah (PD) Sari Gunung di Desa/Kecamatan Sampung mulai menganggur Selasa (7/11) lalu.  

Itu setelah perusahaan daerah tersebut menutup sementara aktivitas penambangan lantaran perpanjangan izin operasional belum keluar. 

‘’Mau bagaimana lagi, bisanya ya hanya menunggu dibuka kembali,’’ kata Wito, salah seorang pekerja dengan nada pasrah.

Saat ditemui Jawa Pos Radar Ponorogo, lelaki 50 tahun bersama pekerja lain terlihat menganggur. Mereka tidak punya pekerjan lain kecuali di tambang. 

Wito menjelaskan, lokasi tambang ada di ada dua dusun, yakni Sampung Kidul dan Pondok. Jumlah penambang atau penggali sekitar 111 orang, pembakar 450 orang dan sopir dump truk 6 orang. 

‘’Kalau ditutup, semuanya berhenti karena ini satu-satunya pekerjaan. Kecuali pembakaran yang mungkin masih ada sisa batu yang belum dibakar,’’ terangnya.

Sebenarnya, lanjut Wito, hasil dari bekerja di pertambangan tidak besar. Setiap hari jika bekerja mereka bisa mendapatkan penghasilan kisaran Rp 60 - Rp 70 ribu untuk bagian penambang. 

Sedangkan di bagian pembakaran batu kapur bisa mencapai Rp 100 ribu per hari. Meski tak terlalu besar, itu merupakan satu-satunya penghasilan mereka untuk memenuhi kebutuhan keluarga. 

‘’Itu pun setiap hari pasti habis. Makanya kami bingung, jika ditutup mau makan apa,’’ tambahnya.

Penutupan sementara sebenarnya bukan yang pertama. Narto, 40, pekerja lain mengungkapkan, sebelumnya sudah pernah dilakukan pada akhir Oktober lalu. Namun, setelah didesak warga, perusahaan akhirnya mau membuka kembali aktivitas penambangan. 

‘’Katanya izin belum turun. Tapi kalau bisa jangan sampai ditutup begini,’’ ungkapnya.

(mn/tif/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia