Kamis, 21 Sep 2017
radarmadiun
Peristiwa

Tancap Gas, Ternyata Api Sudah Padam

Senin, 17 Jul 2017 22:26 | editor : Budhi Prasetya

Mariyanto mengamati bekas kayu yang terbakar di rumah pelapor

Mariyanto mengamati bekas kayu yang terbakar di rumah pelapor (Asta Yanuar/Radar Ponorogo)

PONOROGO – Meski sudah tancap gas, petugas pemadam kebakaran (damkar) PMK Ponorogo terpaksa harus balik kanan tanpa harus memadamkan api. Ini setelah api terlanjur padam saat rombongan PMK tiba di lokasi kebakaran. 

Seperti yang terjadi pada hari Senin (17/7) kemarin. Petugas PMK plus mobil damkar meluncur keluar dari markasnya usai menerima laporan kebakaran dari H. Murtaji, warga Kutu Kulon, Jetis. 

Namun mereka melongo saat tiba di lokasi kejadian. Ternyata api hanya membakar  tumpukan kayu diduga akibat ulah bocah iseng yang bermain api di dekatnya.

‘’Kebetulan saat kami tiba di lokasi, api sudah padam,’’ kata Mariyanto, salah seorang petugas damkar, Senin (17/7)

Mariyanto mengungkapkan peristiwa itu bermula ketika pihaknya menerima laporan peristiwa kebakaran. Tepatnya sekitar pukul 14.30 Wib. 

‘’Yang berangkat ada enam petugas dengan dua unit mobil damkar,’’ ungkapnya.

Namun, setelah tiba di lokasi kebakaran ternyata api sudah padam. Menurut informasi yang dia terima, terbakarnya tumpukan kayu berupa reng dan usuk itu akibat ulah anak pelapor sendiri. 

‘’Memang jumlahnya lumayan banyak dan kalau angin kencang bisa merambat ke rumah,’’ jelasnya.

Mariyanto juga mengungkapkan tidak sekali ini pihaknya kecele. Beberapa hari lalu dia juga mengaku pernah mengalami hal serupa. 

Ketika itu ada laporan kebakaran, ternyata hanya sebuah tabung gas elpiji yang meledak. Dan tidak sampai membakar bangunan rumah. Menurut Mariyanto, kejadian seperti itu sudah biasa. Dan dianggap sebagai resiko dari sebuah tugas pekerjaan. 

‘’Sudah terlanjur tancap gas, ternyata sudah padam,’’ ujarnya.

(mn/tif/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia