Rabu, 17 Jan 2018
radarmadiun
Caruban

Satgas Pangan Intai Pelaku Penimbunan Barang dan Bahan Pangan

Jumat, 19 May 2017 12:30

Satgas Pangan Intai Pelaku Penimbunan Barang dan Bahan Pangan

Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Hanif Fatih Wicaksono (R.Bagus Rahadi/Radar Madiun)

MADIUN - Untuk menjaga stabilitas bahan pangan di Kabupaten Madiun, satgas pangan bentukan polres setempat bakal mulai melakukan monitoring. Sejumlah bahan pangan dan barang yang berpotensi rawan hilang di pasaran jadi fokus perhatian.

Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Hanif Fatih Wicaksono mengungkapkan bahwa pihaknya siap menindak tegas pelaku penimbunan bahan pangan.  Dua pasal Undang - undang (UU) Pangan dan Perdagangan disiapkan untuk menjerat kasi penimbunan. 

Ini bukan tanpa alasan, sebab penimbun itulah biang melonjaknya harga di pasaran. Kondisi kelangkaan bahan pokok menjadi modus utama untuk menaikkan harga. 

‘’Salah satu kategori penimbunan yaitu tidak boleh menyimpan barang pangan lebih dari tiga bulan,’’ ujarnya.

Sejauh ini, satgas pangan sudah memetakan tempat-tempat yang diduga rawan penyimpangan. Meliputi gudang-gudang penyimpanan dan toko-toko yang menjual produk dalam jumlah besar. Seperti gudang beras yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. 

‘’Tapi kami tidak langsung menindak. Pertama sosialisasi dulu untuk pencegahan,’’ terangnya.

Patroli rutin juga bakal dijalankan dengan melibatkan dinperdakop dan UM, Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre IV Madiun, dinas pertanian dan perikanan, serta Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Madiun. 

‘’Dengan begitu, stok kebutuhan pangan di kabupaten ini tetap aman sampai Lebaran,’’ pungkasnya. (bel/fin/jprm)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia