Rabu, 17 Jan 2018
radarmadiun
Caruban

Satgas Pangan Ancam Pelaku Penimbunan dengan Pasal Berlapis

Jumat, 19 May 2017 12:00

Satgas Pangan Ancam Pelaku Penimbunan dengan Pasal Berlapis

Distribusi dan penjualan bahan pangan di pasar tradisioanl bakal dimonitor satgas pangan (R.Bagus Rahadi/Radar Madiun)

MADIUN – Pelaku penimbunan barang dan bahan pangan di wilayah Kabupaten Madiun hendaknya harus berpikir dua kali jika ingin berbuat curang selama ramadan tahun ini. Satgas pangan sudah menyiapkan pasal berlapis untuk menjerat pelaku penimbunan. 

Jika masih nekat, pelaku penimbunan bakal mendekam minimal lima tahun hidup di balik jeruji besi penjara. Ini sesuai pasal 133 UU Pangan dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun dan Pasal 107 UU Perdagangan dengan ancaman pidana maksimal lima tahun. 

‘’Kami siap menindak tegas pedagang dan tengkulak nakal,’’ kata Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Hanif Fatih Wicaksono.

Ketegasan polisi yang menjadi bagian dari satgas pangan jadi harapan masyarakat dalam mencukupi kebutuhan pangan. Sebab, masuk Ramadan dan jelang Lebaran, rata-rata harga kebutuhan pokok sulit terkendali. 

Tak sedikit dari pemasok kebutuhan pokok justru memanfaatkan momentum tahunan itu dengan menggenjot harga setinggi-tingginya. Itu seiring kian meningkatnya permintaan konsumen dibandingkan hari biasa. 

‘’Kementerian Perdagangan sudah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) dari setiap jenis produk. Jika kenaikannya tidak wajar, kami akan menyelidikinya,’’ tegasnya.

Satgas pangan bahkan siap mengusut tuntas mata rantai penimbunan bahan pokok itu sampai ke akarnya. Penyebab lonjakan harga yang tak wajar itu bakal dicari tahu sedetail mungkin. 

Mulai dari penimbunan, pencegatan, hingga stoknya di pasaran yang berkurang sehingga menyebabkan kelangkaan. Juga memonitor pergerakan harga kebutuhan pokok di setiap waktu. 

‘’Jika terjadi penyimpangan, kami langsung turun ke lapangan untuk menindak sesuai tupoksi (tugas, pokok, dan fungsi) kami,’’ paparnya. (bel/fin/jprm)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia