Rabu, 17 Jan 2018
radarmadiun
Peristiwa

Truk Boks Senggol Bus Sebelum Terguling

Kamis, 18 May 2017 15:30

Truk Boks Senggol Bus Sebelum Terguling

Puluhan kardus jelly berserakan di jalan setelah truk boks AG 8284 AE terguling (R.Bagus Rahadi/Radar Madiun)

BALEREJO - Keputusan Suprapto banting setir untuk menghidari kecelakaan berbuah celaka. Truk boks nopol AG 8284 AE yang dikemudikannya justru terguling hingga puluhan kardus jelly muatannya tumpah berserakan di jalan. 

Peristiwa tergulingya truk boks bermuatan jelly di km 153-154 ruas Jalan Surabaya - Madiun Rabu (17/5) pukul 11.30 Wib kemarin masih dalam penyelidikan kepolisian setempat. 

Suprapto, pengemudi truk mengungkapkan jika kejadian berawal dari niatnya mendahului bus Djoko Kendil yang melaju di depannya. Namun tiba - tiba muncul kendaraan lain dari arah yang berlawanan. 

Mengetahui hal ini, Suprapto lantas banting setir ke kiri. Nahas, truk boks yang dikemudikannya justru menabrak bus yang tengah disalipnya. Sebab, bus itu tiba-tiba saja melaju masuk ke lajur kanan. 

‘’Akhirnya saya banting setir lagi ke kanan,’’ terangnya.

Aksi dua kali banting setir itulah yang akhirnya membuat kendaraan yang dikemudikan Suprapto terguling ke sisi kanan. Kaca belakang sebelah kanan bus Djoko Kendil pecah setelah bersenggolan dengan truk boks.  

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden siang bolong tersebut. Hanya saja kardus jelly muatan truk tumpah di jalan dan sempat mengganggu kelancaran lalu lintas dari dua arah. 

‘’Tapi, arus kendaraan tetap berjalan karena ruas jalan nasional itu sangat lebar,’’ ujar Kapolsek Balerejo AKP Joko Suseno.

Petugas kepolisian yang mendatangi lokasi kejadian sempat kesulitan mengevakuasi mobil boks lantaran muatan terlampau berat. Sehingga jelly yang dikemas dalam kardus itu harus dikeluarkan dan dipindahkan satu per satu. 

Butuh waktu hingga satu jam untuk mengevakuasi truk boks yang terguling di tengah jalan nasional tersebut. 

‘’Karena mobil boks dalam kondisi terguling, jadi harus kami berdirikan dulu agar dapat berjalan lagi,’’ ungkapnya.

Joko mengimbau agar pengguna jalan mempertimbangkan jarak aman sebelum mendahului kendaraan. Juga mempertimbangkan laju kendaraan yang bakal disalip agar insiden serupa tidak terulang. 

‘’Kendaraan muatan juga harus lebih hati-hati karena lebih berisiko,’’ pungkasnya. (bel/fin/jprm)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia