Rabu, 17 Jan 2018
radarmadiun
Kriminalitas

Diajak Berkenalan Cewek, DPO Penggelapan Tertangkap

Rabu, 17 May 2017 12:30

Diajak Berkenalan Cewek, DPO Penggelapan Tertangkap

Ilustrasi penggelapan motor (Febrian Satria/Radar Madiun)

MADIUN - Berakhir sudah petualangan 19 hari Gani Harahap. Nama lelaki 33 tahun itu tak lagi masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Madiun Kota setelah diringkus tim buser Polsek Mangunharjo. 

Gani Harahap terbelit kasus dugaan penggelapan sepeda motor Vario 125 AG 4904 UH milik Isbandiah, 34. Duda dua anak asal Desa Tegalrejo, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, itu dibekuk di depan terminal Purboyo, Kota Madiun, Sabtu lalu (13/5). 

Pengungkapan kasus itu bermula ketika Isbandiah melapor ke Polsek Manguharjo, 28 April lalu. Perempuan asal Nganjuk itu mengadu jika sepeda motor miliknya dibawa kabur Gani. 

‘’Keduanya berkenalan melalui media sosial Facebook, sudah dua bulan kenal,’’ kata Kanit Reskrim Polsek Taman AKP Anis Heni Winarsih.

Gani tampaknya lebih jatuh hati ke sepeda motor milik Isbandiah ketimbang pemiliknya. Agar tidak mencolok, tersangka mereka skenario untuk mengambil alih kepemilikan sepeda motor korban. 

Keduanya berboncengan mengunjungi Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan. Saat perjalanan pulang, Gani mulai melancarkan aksinya. Berdalih mengantarkan titipan saudara yang tinggal di Kota Madiun, Gani lantas menurunkan Isbandiah di depan terminal Purboyo. 

‘’Baru pulang dari Sarangan, dua hari sebelumnya menginap di rumah Isbandiah,’’ papar Anis.

Meski belum resmi membuat laporan kepada petugas kepolisian, anggota reskrim Polsek Manguharjo tetap melakukan penyelidikan terhadap Gani. Akun Facebook milik Gani yang bernama Abi Askhanfiqah terus dipelototi petugas. 

Namun perburuan Gani terbilang berliku, lantaran tersangka cukup lihai. Petugas butuh waktu 19 hari untuk dapat memancingnya. 

‘’Kami juga sempat mentransfer uang Rp 200 ribu ke rekening tersangka agar dia tidak curiga,’’ ungkap Anis.

Umpan pertama tak membuahkan hasil, bahkan Gani sempat melarikan diri ke Solo. Untuk menghilangkan jejak, Gani nekat mengubah pelat nomor dari AG 4904 UH menjadi AD 4903 UH. Selama masa pelariannya, Gani sempat dihubungi korban, namun tidak membuahkan hasil. 

Tidak kehabisan akal, petugas mencoba cara lain. Yakni, menggunakan akun perempuan untuk meng-add akun Facebook Gani. Benar saja, Gani terpancing umpan tersebut. Tawaran pertemanan itu langsung diterimanya. 

Setelah basa-basi melalui chating inbox media sosial, Gani diminta datang ke Kota Madiun. Setelah bertemu, Gani pun tidak berkutik lantaran kenalan barunya itu ternyata seorang polwan. Dia pun langsung digelandang ke Mapolsek Manguharjo. 

‘’Pengakuan tersangka baru pertama kali. Dikenakan pasal 378 KUHP dengan ancaman kurungan selama empat tahun,’’ jelas Anis. (mg8/ota/jprm)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia