Rabu, 17 Jan 2018
radarmadiun
Nasional

Madiun Putra Pimpin Klasmen Sementara

MPFC Kalahkan PSIM Jogjakarta

Sabtu, 13 May 2017 17:30

Madiun Putra Pimpin Klasmen Sementara

Striker Madiun Putra Felix Randongkir merayakan gol perdananya ke gawang PSIM Jogjakarta. (Bagas Bimantara/Radar Madiun)

MADIUN – Madiun Putra FC akhirnya bertengger di pucuk klasmen sementara Liga 2 grup 5. Posisi tersebut diraih setelah skuad Blue Force -julukan MPFC - mengalahkan PSIM Jogjakarta yang sebelumnya memimpin klamesn. 

Kepastian menduduki capolista (puncak klasemen) itu didadapt Madiun Putra pada pekan ke-4. Laga kandang yang dihelat di Stadion Wilis Jumat (12/5), MPFC berhasil menang dengan skor 3-2 (1-0) atas PSIM Jogjakarta. 

Kemenangan itu membuat MPFC mengoleksi 8 poin dari tiga kali laga yang telah dilakoni.  Dalam laga tersebut, Madiun Putra dikejutkan dengan permainan berani Laskar Mataram –julukan PSIM Jogjakarta pada babak pertama. 

Tersentak permainan terbuka yang diperagakan para pemain PSIM, Madiun Putra segera merespons balik. Alhasil, el capitano Asmar Abu berhasil mencetak gol pertamanya pada menit ke-35. 

Abu memanfaatkan kemelut di depan gawang melalui sundulan impresifnya. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Madiun Putra mencoba tampil lebih berani. Beberapa peluang coba mereka ciptakan lewat skema serangan balik. Usaha ini membuahkan hasil. 

Umpan terobosan Asmar Abu kepada Felix Randongkir dari tengah lapangan berhasil dikonversi menjadi gol. Mantan pemain Persipura U-21 ini melesakkan gol melalui tendangan chip pada menit 53. 

Tertinggal dua gol, coach PSIM Erwan Hendarwanto menginstruksikan para pemainnya untuk tampil menyerang. Mereka berhasil memperkecil kedudukan pada menit ke-69 lewat tendangan keras Hendra Arga dari luar kotak penalti.

Kebobolan satu gol, Madiun Putra mencoba keluar dari tekanan. Mereka sesekali memanfaatkan kelengahan barisan belakang pemain PSIM lewat umpan direct ke depan. Namun, usaha ini selalu mentah di kaki bek PSIM yang dikomandoi Achmad Taufik.  

Madiun Putra baru bisa memperbesar jarak skor tiga menit sebelum waktu normal pertandingan berakhir. Berawal dari sepakan Felix Randongkir yang mampu ditahan kiper PSIM Tito Rahma, bola liar itu berhasil dimanfaatkan Ahmad Fauzi menjadi gol. 

Pasca terjadi gol, astmosfer pertandingan mulai memanas. Puncaknya pada masa injury time, saat striker Madiun Putra Purniawan sempat terprovokasi pemain belakang PSIM. Ketegangan pun sempat terjadi, namun anehnya wasit Kasman tetap melanjutkan pertandingan.

Saat itulah pemain PSIM Rachman Purwanto berhasil mencuri gol pada menit 90+3. Protes sempat dilayangkan pemain dan ofisial Madiun Putra. Tapi wasit tetap pada keputusannya, mengesahkan gol kedua PSIM tersebut. Alhasil skore akhir tetap 3-2 untuk Madiun Putra.

Meski hanya menang tipis, secara overall permainan yang ditunjukkan anak asuh Sartono Anwar ini cukup memuaskan. Mereka mampu mendominasi pertandingan dengan keunggulan ball possession hingga 52 persen. 

Tidak hanya itu, para penggawa Madiun Putra berhasil melesakkan 11 shots. Tiga tendangan di antaranya adalah shots on target.

Coach Madiun Putra Sartono Anwar mengaku puas dengan performa anak asuhnya. Para pemain menurutnya sudah bermain lepas meski gawang Madiun Putra sempat beberapa kali dibombardir pada menit-menit akhir pertandingan. 

‘’Pertandingan ini cukup menegangkan,’’ ungkap pelatih asal Semarang itu usai pertandingan.

Penyerang Madiun Putra Felix Randongkir turut berbangga setelah berhasil mencetak gol ke gawang lawan. Wajar karena gol ini merupakan yang pertama baginya selama memperkuat Madiun Putra.

Gol ini dia dedikasikan sepenuhnya kepada para suporter yang telah mendukung sepanjang pertandingan. 

‘’Gol ini untuk warga Madiun, khususnya para suporter,’’ ujar penyerang bernomor punggung 25 itu.

Di sisi lain, pelatih PSIM Erwan Hendarwanto menyatakan pertandingan berjalan menarik. Baik Madiun Putra maupun timnya menerapkan permainan terbuka. Dia mengakui anak asuhnya sempat keasyikan menyerang pada babak kedua. Kelengahan ini dimanfaatkan Madiun Putra untuk mencuri gol. 

‘’Pemain tampil terburu-buru dan kurang tenang. Padahal banyak peluang yang berhasil kami ciptakan,’’ akunya. (her/ota/jprm)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia