Rabu, 17 Jan 2018
radarmadiun
Ngawi

Dituding Mengamen di Jalanan, Ini Jawaban Anak Punk

Kamis, 11 May 2017 17:00

Dituding Mengamen di Jalanan, Ini Jawaban Anak Punk

Sepuluh anak punk yang terjaring razia diangkut truk Satpol PP (WS Hendro/Radar Ngawi)

NGAWI - Razia anak jalanan, tunawisma dan pengemis oleh satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kabupaten Ngawi berhasil menjaring sepuluh anak punk dan seorang pengemis. Mereka diamankan dari sejumlah jalan protokol kota setempat. 

Mereka selanjutkan dibawa ke kantor Satpol PP untuk pendataan dan pembinaan. Setelah diberi pengarahan, sebagian anak punk dan seorang pengemis dserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Ngawi untuk rehabilitasi. 

Namun sebagian anak jalanan itu menolak jika disebut anak punk. Seperti yang dilontarkan Erlangga Putra Senja, salah seorang remaja yang diduga anak punk dan turut diamankan petugas satpol PP mengaku jika dirinya bekerja di tempat tersebut saat dirazia.  

Dia selama ini berprofes sebagai pembuat tato panggilan. Waktu petugas melakukan razia, dia mendapatkan job di sekitar Paron, Ngawi. Apesnya, saat istirahat melepas lelah di sekitar perempatan Kartonyono, pemuda bertato itu justru ikut diamankan. 

‘’Saya ada kerjaan di sini, mau ada order buat tato tapi malah ditangkap,’’  katanya 

Erlangga mengatakan berasal dari keluarga baik-baik, dan masih tercatat sebagai seorang mahasiswa DIII Jurusan Sastra Bahasa Indonesia di salah satu kampus swasta Kota Madiun. 

‘’Pangkat dan jabatan bapak saya, tanya sendiri ke sana,’’ ungkapnya dengan nada ketus. 

Sementara hal berbeda diungkapkan Roni, anak punk lainnya mengaku baru tiba di Ngawi besama Narani temannya. Dirinya dan temannya hendak ke Karangjati menemui salah seorang rekannya. Pun, Roni dan Narani mengaku terus terang sudah putus sekolah. 

Roni membantah jika dirinya mengamen di tempat tersebut. Meskipun saat ditangkap di perempatan Tiara, dirinya membawa ukulele. 

‘’Alat musik ini hanya untuk ngumpul sama teman sambil nyanyi, bukan ngamen,’’ dalihnya. (ian/pra/jprm)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia