Rabu, 17 Jan 2018
radarmadiun
Magetan

Pesing, Bau Khas Terminal Maospati

Senin, 10 Oct 2016 18:42

Pesing, Bau Khas Terminal Maospati

Oknum tak bertanggungjawab nekat buang air kecil sembarangan di kawasan Terminal Maospati (Loditya Fernandez/Jawa Pos Radar Lawu)

JawaPosRadarMadiun.com - Pemadangan terkesan kumuh rupanya belum cukup menjadi penghias Terminal Maospati Kabupaten Magetan. Calon penumpang bakal diberi "bonus" berupa aroma tak sedap saat menginjakkan kaki di area dalam terminal. 

Tidak mengherankan jika banyak penumpang bus jengkel bukan main. Sebab mereka dipaksa mencium bau pesing saat sedang menunggu bus. 

‘’Nggak tahan bau pesingnya. Mau cari tempat nunggu lain takut ketinggalan bus,’’ ujar Purnomo, salah seorang penumpang bus kepada Jawa Pos Radar Lawu. 

Sebagai pelanggan tetap bus, warga asal Kawedanan ini pantas mengeluh lantaran dirinya seringkali pergi ke Surabaya melalui Terminal Maospati. Selama menjadi penumpang bus, dia kerap dibuat jengkel saat turun di terminal milik Pemkab Magetan itu. 

Terutama bau pesing yang cukup menganggu, khususnya di sisi timur jalur masuk bus dalam kota dan angkota. 

‘’Masa dari dulu dibiarkan terus kayak gini, setiap saya pulang kondisinya sama. Bau pesingnya bukan main,’’ tambahnya.

Dirinya berharap kondisi tersebut tidak pernah dialaminya lagi. Pemerintah daerah harus turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan klasik itu. Sehingga terminal berubah menjadi lebih nyaman selain juga aman. 

‘’Harus ada pembenahan, biar calon penumpang lebih nyaman saat berada di dalam terminal,’’ harapnya. 

Saat dikonfirmasi, Ciptono, kepala UPT Terminal Maospati tak memungkiri adanya bau pesing tersebut. Hanya saja, dia berdalih kondisi tersebut disebabkan ulah oknum sopir yang bandel. Lantaran nekat buang air kecil sembarangan. Padahal, kamar kecil tak jauh dari lokasi tersebut.

‘’Padahal di sebelah timur kantor ada kamar kecil, tetapi masih nekat buang air kecil sembarangan,’’ bebernya.

Berbagai upaya sudah dilakukan untuk menghilangkan bau pesing tersebut. Salah satunya dengan menyirami lokasi yang jadi "toilet terbuka" itu dengan cairan karbol dan pewangi. 

Sayangnya, kondisi tersebut tak mambaik. Pasalnya, oknum sopir tersebut masih saja buang air dilokasi tersebut. 

‘’ Sampai kami pasang papan peringatan bertuliskan 'Selain Anjing dilarang Kecing disini !’ ‘’ terangnya dengan nada jengkel. 

Tak hanya itu, pernah pula dirinya menjumpai oknum sopir ketahuan buang air kecil di lokasi sisi timur Terminal. Sopir tersebut lantas dipanggil dan dimarahinya habis-habisan. Sayangnya, oknum sopir tersebut tak jera. 

‘’Biasanya saat tidak dalam pantauan, terutama malam hari. Saking kesalnya sampai saya lempar batu,’’   tambahnya.

Ciptono pun tak mampu berbuat banyak. Pasalnya, pelaku tak juga jera dengan tingkah yang merugikan penumpang tersebut. Sayangnya, Ciptono pun hanya sekedar memberi peringatan. Lantaran masing-masing tak mendapatkan sanksi tegas. 

‘’Kami mau memberikan hukuman dasarnya apa, tidak ada, ‘’ ungkapnya. (odi/aan/jprm)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia