Rabu, 17 Jan 2018
radarmadiun
kesehatan

Kaum Pria Pacitan masih Takut MOP

Senin, 11 Jul 2016 20:30

Kaum Pria Pacitan masih Takut MOP

Peminat MOP atau vasektomi di Pacitan jumlahnya masih minim. (Hengky Ristanto/Radar Pacitan)

PACITAN- Peminat vasektomi atau penggunaan alat kontrasepsi jangka panjang khusus pria masih rendah. Metode operasi pria (MOP) itu jarang dilakukan karena banyak yang merasa takut. 

Selain itu, perlu dokter ahli untuk menangani operasi pada organ reproduksi pria tersebut. 

‘’Dokter akan mengunci saluran sperma pria sehingga tidak bisa berproduksi lagi. Namun, metode operasi itulah yang membuat takut sebagian pria,’’ jelas dr Hendra Purwaka, Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KBPP) Pacitan, Sabtu (9/7).


Hendra menyebutkan, selama lima tahun terakhir, jumlah pria yang melakukan vasektomi hanya sekitar 5 persen, atau sekitar 400 orang dari jumlah penduduk laki-laki. 

‘’Ya masih sedikit. Tapi, kami masih berusaha meningkatkan jumlahnya,’’ ujarnya. 

Diakui, program vasektomi ini sebenarnya tidak dipaksakan namun membutuhkan kesadaran. 

Dirinya mengakui jika MOP belum banyak dikenal karena kurangnya sosialisasi. 

‘’MOP tidak berbahaya dan tidak menimbulkan efek samping,’’ imbuh Hendra. 

Persyaratan menjadi peserta vasektomi adalah suami dari pasangan usia subur berkisar 40-50 tahun dengan syarat tidak ingin mempunyai anak lagi karena dinilai sudah cukup. Sehingga, secara sukarela melakukannya. 

‘’Juga disertai persetujuan dari istri sebelum dilakukan operasi,’’ tegasnya. (her/yup/jprm)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia