Minggu, 25 Feb 2018
radarkudus
icon featured
Kudus

Pamit Beli Bakso, Kakak Beradik Tewas Jadi Korban Tabrak Lari

Selasa, 13 Feb 2018 07:00 | editor : Panji Atmoko

RUMAH DUKA: Sejumlah teman kerja korban dan tetangga melayat di rumah duka, RT 1 RW 7, Desa Karangbener, Kecamatan Bae, kemarin.

RUMAH DUKA: Sejumlah teman kerja korban dan tetangga melayat di rumah duka, RT 1 RW 7, Desa Karangbener, Kecamatan Bae, kemarin. (FARUQ HIDAYAT/RADAR KUDUS)

KUDUS – Suasana haru menyelimuti rumah Melly Musthafiyah, 18, dan Siti Rrohdhotul, 14, di RT 1 RW 7, Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kudus, kemarin. Ratusan pelayat mendoakan kedua korban tabrak lari. Jenazah dimakamkan sekitar pukul 13.00 di Pemakaman Ngelo, desa setempat. 

Kedua korban merupakan putri dari Noor Jamilah, 37, dan Suparno, 38. Anak kedua dan ketiga mereka meninggal dalam kecelakaan di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus.

Ibu korban Noor Jamilah, 37 mengaku, saat itu putrinya pergi dari rumah pukul 20.00. ’’Anak saya pamit mau beli bakso di Desa Pedawang, Bae. Perginya boncengan dengan adiknya,” ungkapnya.

Kecelakaan itu terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Ngembalrejo, Minggu (12/2) sekitar pukul 20.30. Mobil Honda Jazz New RS menabrak sepeda motor Honda Beat. Dua pengendara motor itu merupakan kakak – adik.

Kecelakaan bermula saat Honda Beat tanpa nomor polisi (nopol) melaju dari timur ke barat. Motor yang dikendarai Melly Musthafiyah dan memboncengkan Siti Rrohdhotul Khasanah menyalip mobil di depannya lewat jalur kiri.

Selepas menyalip mobil tersebut, kakak-beradik itu belok ke kanan. Dari kanan mereka melaju kendaraan mobil Honda Jazz New RS nopol K 7539 XA. Mobil itu dikendarai Abdul Aziz, 41, warga RT 4 RW 2, Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kudus.

Abdul Aziz ditengarai juga menyalip mobil di depannya dari kanan. Karena menyalip bersamaan, kecelakaantak terhindarkan. Kedua pengendara motor terluka parah hingga dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus.

Melly Musthafiyah mengalami luka tulang leher dan kaki kiri patah. Sedangkan Siti Rrohdhotul Khasanah mengalami luka tulang leher patah dan kaki kanan robek. Saat dirawat di rumah sakit nyawa mereka tidak bisa tertolong lagi. Kedua korban meninggal.

Pengemudi mobil diduga hendak kabur. Sejumlah pengendara lain mengejar mobil tersebut. Pengendara itu hendak pulang ke Desa Loram Wetan. Tapi warga berhasil menghentikan mobil itu di perempatan Karetan, Kelurahan Wergu Wetan. Kemudian, diamankan di Polres Kudus.

Kasatlantas Polres Kudus AKP Eko Rubiyanto melalui Kanit Laka Iptu Ngatmin mengatakan, masih mengumpulkan keterangan dari saksi. Sudah ada dua saksi. ”Pengendara mobil dari Juwana mau pulang ke rumah. Saat berkendara diduga di bawah pengaruh minuman beralkohol. Tapi dia (pelaku, red) bilang masih sadar saat mengendarai mobil,” ungkapnya.

(ks/ruq/ris/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia