Selasa, 16 Jan 2018
radarkudus
icon featured
Grobogan

Kecapekan Saat Bekerja, Petani Meninggal di Sawah

Rabu, 13 Dec 2017 13:45 | editor : Ali Mustofa

MENINGGAL MENDADAK: Jasad Ahmadi, petani bawang yang meninggal mendadak di sawah diangkat warga kemarin.

MENINGGAL MENDADAK: Jasad Ahmadi, petani bawang yang meninggal mendadak di sawah diangkat warga kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

PURWODADI – Diduga karena memiliki penyakit jantung dan kecapekan saat bekerja, Ahmadi, warga Desa Menduran, Brati, meninggal dunia di sawah kemarin. Petani bawang merah ini, meninggal saat sedang panen bawang bersama istrinya di sawah yang berada Desa Putat, Purwodadi.

Informasi yang dihimpun koran ini, kejadian terjadi sekitar pukul 10.00. Saat itu, Ahmadi bersama istrinya sedang panen bawang di sawah. Kemudian Ahmadi mengeluh sakit di bagian dada. Seketika, istrinya yang menemani mengurut dan memberikan balsem di tubuhnya. Namun, beberapa saat suaminya makin lemas.

Istrinya kemudian meminta tolong kepada warga. Beberapa warga datang dan memberikan pertolongan. Namun, nyawa Ahmadi tak tertolong. Jasad korban kemudian dibawa ke Kelurahan Kuripan, Purwodadi. Sedangkan istrinya syok.

Sumarno, Kadus Nganten, Desa Putat, mengatakan, sebelum korban meninggal, warga datang ke sawah untuk menolong. ”Tetapi, kondisi korban drop hingga nyawanya tak tertolong,” ujarnya.

Kapolsek Purwodadi AKP Sugiyanto mengatakan, korban meninggal karena memiliki riwayat penyakit. Sebab, sebelum berangkat ke sawah dari keterangan keluarga berobat terlebih dahulu. ”Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Ini murni meninggal karena penyakit. Saat mau dibawa ke rumah sakit, nyawanya sudah tak tertolong,” terangnya. 

(ks/mun/lin/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia