Sabtu, 21 Apr 2018
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Ditangkap, Pelaku Curras Pakai Senjata Mainan

Selasa, 28 Nov 2017 10:07 | editor : Ali Mustofa

MENYESAL: Pelaku Ahmat, 35, (tengah) tertunduk karena menyesali perbuatannya Senin (20/11) lalu.

MENYESAL: Pelaku Ahmat, 35, (tengah) tertunduk karena menyesali perbuatannya Senin (20/11) lalu. (HUMAS POLRES KUDUS FOR RADAR KUDUS)

JEKULO - Tak butuh waktu lama. Dua hari pasca mendapat laporan, Polsek Jekulo meringkus pelaku pencurian dengan kekerasan (curras). Pelaku ditangkap Senin (20/11) lalu.

Pelaku ditangkap karena mengancam korban dengan senjata mainan dan merampas dua handphone. Pelaku diketahui Ahmat, 35, warga Desa Panjang, Kecamatan Bae, Kudus.

Dia melakukan telah aksi pencurian dengan kekerasan (curras) di teras musala SPBU Terban, Desa Terban, Jekulo, Kudus, Senin (23/10) pukul 01.00. Kejadian bermula, Minggu (22/10) pukul 20.30 korban Hery Budiyanto, 40, warga Kelurahan Rampal Celaket, Klojen, Malang bersama rekannya tertidur di musala SPBU Terban.

Sekitar pukul 01.00 Senin (23/10) pelaku membangunkan korban sambil menodong pistol mainan. Selanjutnya, pelaku meminta uang kepada korban. Tapi, korban tidak memberikan. Lalu, pelaku mengambil paksa dua Hp milik korban. Namun, kejadian itu tidak langsung dilaporkan korban.

Sabtu (18/11) korban melaporkan ke Polsek Jekulo. Dari laporan itu, polisi melakukan penyelidikan. Senin (20/11) polisi behasil meringkus pelaku.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning melalui Kapolsek Jekulo AKP Subakri mengatakan, saat itu sekitar pukul 15.30 mendapat informasi bahwa pelaku di Desa Demaan, Kecamatan Kota, Kudus. Berbekal informasi tersebut, anggota mendatangi lokasi. Petugas melihat pelaku dan dilakukan penangkapan.

”Ketika penangkapan pelaku tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatanya. Selain itu, kami mengamankan barang bukti berupa senjata api mainan yang digunakan pelaku melakukan tindak pencurian dengan kekerasan,” ungkapnya.

Dia mengimbau, masyarakat berhati – hati terutama di malam hari. Jika ingin istirahat sebaiknya di tempat penginapan atau rumah kerabat dan teman terdekat. Lalu, jika mengalami kejadian tersebut segera dilaporkan agar bisa diungkap.

(ks/ruq/ris/top/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia