Kamis, 14 Dec 2017
radarkudus
icon featured
Jepara

Laskar Kalinyamat Raih Predikat Penyaji Unggulan di TMII

Selasa, 21 Nov 2017 08:34 | editor : Ali Mustofa

MEMUKAU: Penampilan Jepara dalam Karnaval Keprajuritan Nusantara 2017 di TMII Minggu (19/11).

MEMUKAU: Penampilan Jepara dalam Karnaval Keprajuritan Nusantara 2017 di TMII Minggu (19/11). (DISKOMINFO JEPARA FOR RADAR KUDUS)

KOTA – Penampilan Jepara mewakili Jawa Tengah dalam Karnaval Keprajuritan Nusantara 2017 di TMII Jakarta cukup membanggakan. Penampilan bertajuk Laskar Kalinyamat itu berhasil menyabet penghargaan nominasi penyaji unggulan.

Penampilan itu terlebih dahulu diawali dengan aksi teatrikal. Setelahnya, dilakukan kirab dengan berjalan kaki dari Tugu Api Pancasila TMII menuju danau miniatur kepulauan dan berakhir di Sasono Langgen Bodoyo.

Ada sekitar 100 orang yang terlibat. Mereka memerankan tokoh Ratu Kalinyamat hingga laskar Jepara yang terdiri atas pasukan Gandewa, Wedung, Watang, dan Trisula. Para pasukan itu mengenakan busana merah, hijau, dan hitam.

Mereka menampilkan gambaran kejadian tahun 1550 di mana ada sekitar empat ribu pasukan yang dikirim untuk membantu Sultan Johor mengusir Portugis dari Malaka. Laskar Jepara bergabung dengan pasukan Persekutuan Melayu melawan Portugis. Laskar berhasil membangun benteng pertahanan di Malaka hanya saja Portugis berhasil menembus benteng pertahanan.

Meski mengalami kekalahan, Ratu Kalinyamat telah menunjukan dirinya bersama Laskar Jepara adalah perempuan dan pasukan pemberani. Portugis pun menyematkan predikat khusus pada Ratu Kalinyamat lewat catatan rainha de Japara, senhora poderosa e rica dan de kranige Dame.

Terkait penampilan ini Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Jepara Udik Agus DW yang juga sutradara pementasan tersebut mengatakan, meski diguyur hujan, semangat tim duta seni tak surut. ”Semuanya semangat dan bisa menuntaskan karnaval hingga akhir. Padahal jaraknya mencapai sekitar 2 kilometer,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Udik menyampaikan, hal itu lantaran selain menyiapkan artistik penampilan, pihaknya juga menyiapkan mental dan fisik duta seni yang tampil. ”Kami bersyukur semuanya berjalan lancar,” tuturnya.

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi yang menyaksikan langsung penampilan perwakilan Jepara itu menyampaikan, apa yang ditampilkan kali ini diharapkan bisa terus dikembangkan. ”Semoga bisa memicu semangat seniman-seniman muda Jepara untuk terus berkarya,” katanya.

Marzuqi menambahkan, karnaval keprajuritan ini juga dinilai bisa memupuk rasa nasionalisme. ”Generasi muda jadi lebih memahami perjuangan prajurit nusantara zaman dulu.  Selamat sudah berhasil meraih prestasi penyaji unggulan,” tuturnya.

Selain penampilan Laskar Kalinyamat yang merupakan persembahan dari Provinsi Jawa Tengah, ada pula penampilan dari delapan provinsi lain. Yakni Bali, Bengkulu, Jawa Barat, Jambi, DKI Jakarta, Banten, DIY, hingga Sulawesi Tengah. Kegiatan Karnaval Keprajuritan 2017 digelar untuk menggali dan melestarikan budaya dari seluruh wilayah nusantara. Kegiatan ini juga diharapkan bisa mengingatkan kembali masa kejayaan Indonesia melalui kebesaran kerajaan yang pernah jaya.

(ks/emy/zen/top/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia