Senin, 11 Dec 2017
radarkudus
icon featured
Blora

Dapat SP II, Minimarket Tak Izin Pilih Tutup

Selasa, 21 Nov 2017 06:16 | editor : Ali Mustofa

MASIH TANPA NAMA: Minimarket di Jalan Mr Iskandar, Kecamatan Kota, tutup kemarin, karena menindaklanjuti SP dari Satpol PP Blora.

MASIH TANPA NAMA: Minimarket di Jalan Mr Iskandar, Kecamatan Kota, tutup kemarin, karena menindaklanjuti SP dari Satpol PP Blora. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

 KOTA – Minimarket yang berada di Jalan Mr Iskandar, Kecamatan Kota, akhirnya tutup. Penutupan dilakukan sendiri oleh pengelola setelah mendapat surat peringatan (SP) II dari Satpol PP. Sedangkan jika masih buka, kemarin instansi penegak perda tersebut, bakal melayangkan SP III.

Dari pengamatan Jawa Pos Rada Kudus kemarin, minimarket itu tak ada aktivitas. Namun lampu depan masih nenyala. Depan pintu dipasang tulisan: menindaklanjuti surat peringatan ke-3 dari Satpol PP Kabupaten Blora (Penutupan ini adalah untuk menindaklanjuti SP kedua dari Satpol PP Blora).

Beberapa warga yang hendak belanja terpaksa putar balik. Mereka tidak mengetahui kalau minimarket tersebut belum berizin dan melanggar perda. ”Tutup, Mas. Ya pulang,” ujar Karni, calon pembeli yang balik kanan.

Begitu juga dengan Sukarni, dia mengaku baru tahu minimarket itu tutup kemarin pagi. ”Tadi pagi beberapa barang (di minimarket) dibawa menggunakan mobil. Kemudian ditutup,” jelasnya.

Dia merasa kasihan kepada pemilik minimarket tersebut. Sebab, baru menempati lokasi itu beberapa tahun. Namun, dia mengaku jarang belanja di tempat itu. Sebab, harganya lebih mahal dibanding langganannya.

Terpisah, Kepala Satpol PP Bora Sri Anang Danariyanto melalui Kabid Penegakan Perda Suripto mengungkapkan, dengan tutupnya minimarket tersebut, berarti sudah menindaklanjuti SP yang telah diberikan. ”Padahal hari ini (kemarin, Red) kami baru akan memberikan SP III, supaya minimarket itu segera tutup,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Satpol PP Blora sebelumnya menertibkan dua minimarket yang tak berizin. Salah satunya yang berlokasi di Jalan Mr Iskandar, Kecamatan Kota, tersebut. Sedangkan minimarket lain, di Jalan Blora-Cepu, Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong.

Kedua minimareket tersebut, melanggar Perda Kabupaten Blora Nomor 2 Tahun 2012 Pasal 20 Ayat a tentang Penataan Pasar Tradisional, Pusat Pembelanjaan, dan Toko Modern. Di mana jaraknya dari pasar tradisional kurang dari 500 meter.

Minimarket di Jalan Mr Iskandar berjarak hanya sekitar 350 meter dari Pasar Kaliwangan. Sedangkan yang di Jalan Blora-Cepu berjarak 480 meter dari pasar tradisional Kendilan, Desa Gadu, Sambong. 

(ks/sub/lin/top/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia