Sabtu, 16 Dec 2017
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Sebelas Bulan, Ringkus Puluhan Pejudi

Jumat, 10 Nov 2017 09:16 | editor : Ali Mustofa

KAPOK: Belasan tersangka judi yang telah diringkus di Mapolres Pati dimintai keterangan kemarin siang.

KAPOK: Belasan tersangka judi yang telah diringkus di Mapolres Pati dimintai keterangan kemarin siang. (SRI PUTJIWATI/RADAR KUDUS)

KOTA – Mapolres Pati telah mengungkap 59 kasus perjudian sejak Januari-November 2017 ini. Dari puluhan kasus tersebut, sebanyak 76 pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka harus merasakan pahitnya kehidupan di balik jeruji. Sebagian lainnya kini masih menunggu prose sidang.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan menuturkan, akan terus memerangi tindak kejahatan perjudian. Kasus perjudain yang telah diungkap ada berbagai jenis kasus. diantaranya judi togel sebanyak 46 kasus, judi dadu dan kartu domino sebanyak dua kasus, judi kartu remi tujuh kasus, serta judi sabung ayam dan rolet masing-masing satu kasus.

“Puluhan kasus yang sudah diungkap itu menyebar di semua wilayah Pati. Paling banyak yakni kasus perjudian jenis togel. Sedangkan jenis lainnya judi dadu, kartu domini, kartu remi dan lainnya tidak seberapa di banding dengan judi jenis togel,” katanya didampingi Kabag Ops Kompol Sundoyo dan Kasat Reskrim AKP Ari Sulistyawan kemarin.

Maulana menambahkan, selain mengamankan pelaku, pihaknya sejumlah barang bukti juga turut disita, di antaranya uang dan ponsel yang digunakan untuk merekap judi togel. Yang paling banyak menyita ponsel karena judi togel itu transaksinya lewat pesan singkat ponsel.

“Merebaknya kasus perjudian itu karena keaktifan aparat. Jika temuannya banyak bukan berarti rawan perjudian. Untuk itu semoga masyarakat juga proaktif melaporkan kejadian perjudian di lingkungan sekitarnya,” katanya.

Pihaknya akan terus memberantas perjudian. supaya bisa menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat Pati, khususnya dalam rangka penanggulangan perjudian. Sedangkan tersangkanya dijerat dengan pasal 303 ayat (1) KUHP dengan hukuman 8 bula penjara atau denda setinggi-tingginya Rp. 90 ribu rupiah.

(ks/him/put/top/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia