Senin, 11 Dec 2017
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Terjebak Macet, Dua Pencuri Dihajar Massa

Aksinya Diketahui Pemilik Sepeda

Minggu, 22 Oct 2017 17:09 | editor : Ali Mustofa

BERDARAH: Kedua pelaku usai dihajar masa di Jalan Kyai Telingsing kemarin.

BERDARAH: Kedua pelaku usai dihajar masa di Jalan Kyai Telingsing kemarin. (FARUQ HIDAYAT/RADAR KUDUS)

KUDUS – Jauh-jauh dari Semarang dan menyewa mobil hanya untuk mencuri sepeda. Akibatnya, Agus Alfianto, 35, dan Deddy Susanto, 30, warga Kelurahan Janggalan, Kecamatan Semarang Tengah, Semarang, babak belur. Kedua dihajar massa saat terjebak macet di Jalan Kiai Telingsing, Desa Janggalan, Kecamatan Kota, Kudus, kemarin (21/10).

KACA PECAH: Personel Polres Kudus memeriksa mobil Toyota Calya di Jalan Kiai Telingsing yang digunakan pelaku beraksi kemarin.

KACA PECAH: Personel Polres Kudus memeriksa mobil Toyota Calya di Jalan Kiai Telingsing yang digunakan pelaku beraksi kemarin. (FARUQ HIDAYAT/RADAR KUDUS)

Kejadian itu berawal warga mengejar mobil Toyota Calya warna merah nomor polisi (Nopol) H 9158 GP. Mobil itu ditumpangi Agus Alfianto dan Deddy Susanto. Karena, Agus diduga mencuri sepeda milik Muhammad Syifudin, 41, warga RT 1 RW 9, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kudus, sekitar pukul 08.30.

Dugaan aksi pencurian sepeda oleh Agus itu diketahui pemiliknya, Muhammad Syifudin. Syifudin mengetahui sepedanya Poligon Premier dibawa orang asing. Dia membuntutinya. Pelaku tersebut menuju pertigaan bakso Pak Ateng, Desa Pasuruhan Lor.

Ternyata, di pertigaan itu ada teman pelaku, Deddy. Dia menunggu di dalam mobil Toyota Calya. Pemilik sepeda pun berteriak maling-maling. Teriakan itu didengar kedua pelaku. Sehingga cepat-cepat memasukan sepeda ke dalam bagasi. Karena terburu-buru, pelaku tidak sempat mengunci bagasi.

Sepeda Poligon Premier milik Muhammad Syifudin terjatuh. Warga sekitar juga mendengar teriakan korban. Lantas, warga yang mengendarai sepeda motor mengejar pelaku yang mengendarai mobil. Warga yang mengejar sambil berteriak maling-maling. Mobil pelaku terus melaju.

Upaya kabur kedua pelaku tampaknya sia-sia. Mobil yang ditumpangi terjebak macet di Jalan Kiai Telingsing, Desa Janggalan, Kecamatan Kota, Kudus. “Mobil itu dikejar dua motor,” ujar Kasmono, 40, salah satu warga yang bekerja di Jalan Kiai Telingsing.

Pengendara motor itu meneriaki mobil itu maling-maling. ”Kebetulan mobil yang dikendarai itu tercebak macet. Warga sekitar yang dengar langsung memaksa orang yang di dalam mobil keluar. Ada dua orang. Mereka langsung dihajar,” imbuh warga Desa Bacin, Kecamatan Bae, Kudus.

Mobil yang dikendarai pelaku tidak luput dari amukan warga. Kaca depan pecah akibat dipukul dengan paving. Selanjutnya, kedua pelaku diamankan ke Polres Kudus.

Terpisah, Muhammad Syifudin mengaku, sepedanya diparkir di halaman rumah. ”Ada orang asing bawa sepeda mirip sepeda saya. Setelah saya amati ternyata sepeda saya. Lalu saya kejar hingga di pertigaan bakso Pak Ateng. Kemudian, sepeda saya dimasukkan ke dalam mobil yang sudah menggunggu di sana. Kemudian saya teriaki maling. Mereka langsung kabur,” paparnya.

Sepeda seharga sekitar Rp 3 juta itu terjatuh karena bagasi mobil belum ditutup. Karena teriakan maling itu. Warga yang mengendarai sepeda motor yang mendengar teriakannya mengejar kedua pelaku hingga berhasil tertangkap.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning melalui Kasatreskrim AKP Kurniawan Daeli mengatakan, kedua pelaku mengendarai mobil rentalan. Mereka berangkat dari Semarang. “Saat ini kami masih melakukan pendalaman. Setelah itu, baru bisa mengetahui lebih jelasnya. Mereka bisa dikenakan pasal 363 KUHP dengan hukuman paling lama tujuh tahun,” ungkapnya. 

(ks/ruq/ris/top/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia