Senin, 11 Dec 2017
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Tinggalkan Rekan Tewas Terlindas Truk, Penjambret Dibekuk

Jumat, 20 Oct 2017 09:05 | editor : Ali Mustofa

GELAR PERKARA: Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning menunjukkan salah satu barang bukti berupa tas rampasan tersangka belum lama ini.

GELAR PERKARA: Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning menunjukkan salah satu barang bukti berupa tas rampasan tersangka belum lama ini. (DONNY SETIAWAN/RADAR KUDUS)

 KOTA – Tinggalkan teman saat tewas terlindas truk justru menjadi petunjuk polisi. Itu dialami Agus Saputra, 23. Dia ditangkap aparat Polres Kudus, sekitar pukul 20.00 Senin (25/9) lalu di depan SPBU Tanggulagin, Kecamatan Jati.

Polisi telah memburu pemuda asal asal Desa Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara ini sekitar tiga bulan. Mengingat kejadian yang menewaskan temannya, Akhmad Firman Maulana, 18, pada Rabu (14/6) lalu.

”Saya baru satu kali itu melakukan pencurian. Saya diajak rekan yang tewas. Dia yang menentukan lokasi pencurian,” kata tersangka Agus Saputra, 23 saat ditanyai kemarin.

Aksi penjambretan diduga dilakukan Agus Saputra bersama Akhmad Firman Maulana, warga Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara. Agus mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion dengan memboncengkan Akhmad.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning saat gelar perkara di Polres Kudus Rabu (18/10) lalu menerangkan, keduanya beraksi di Jalan Raya Kudus - Pati, Desa Tenggeles, Kecamatan Mejobo, Kudus, Rabu (14/6) sekitar pukul 19.45. Saat itu tersangka hendak mencuri tas milik Diana Tri Kusumawati, 24, warga Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Kudus.

Cara yang dilakukan tersangka memepet kendaraan korban. Lalu, Akhmad Firman Maulana menarik paksa tas korban. Tapi, korban dan tersangka terjatuh. Kemudian, Akhmad terjatuh. Dia terlindas truk kontainer yang melaju dari arah berlawanan. Sedangkan rekannya, Agus Saputra, 23 kabur.

”Kemudian kami lakukan pengejaran atau penyelidikan terhadap pelaku yang melarikan diri. Untuk bisa mengemukan tersangka kami gunakan rekan tersangka yang tewas sebagai petunjuk awal. Dari situ kami mengangkap tersangka yang melarikan diri,” ujarnya.

Setelah diburu tiga bulan, pelaku yang bekerja sebagai satpam di perusahaan swasta itu dibekuk di depan SPBU Tanggulangin, Jalan Raya Kudus – Demak No. 160, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati. Tersangka mengaku, baru sekali melakukan pencurian atau penjambretan.

AKBP Agusman Gurning menyampaikan, aksi yang dilakukan tersangka termasuk dalam tindak pidana pencurian dengan kekerasan. ”Selain itu, dilakukan di malam hari. Karena perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 365 KUHP ayat (2) ke-1 dan ke-2, diancam pidana penjara 12 tahun,” tegasnya.

(ks/ruq/don/ris/top/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia