Jumat, 24 Nov 2017
radarkudus
icon featured
Pati

Baru Tiga Bulan Dibangun, Jembatan Ambles

Rabu, 18 Oct 2017 07:43 | editor : Ali Mustofa

AMBROL: Warga menutup jembatan di Desa Mulyoharjo, Kota karena taludnya ambrol kemarin.

AMBROL: Warga menutup jembatan di Desa Mulyoharjo, Kota karena taludnya ambrol kemarin. (SRI PUTJIWATI/RADAR KUDUS)

 KOTA – Jembatan di Dukuh Sukun Desa Mulyoharjo, Kota, ambrol dan retak-retak. Selain itu, talud di sisi jembatan juga ambrol karena diterjang banjir bandang setelah hujan dua hari berturut-turut. Kini, akses jalur tersebut terganggu karena warga harus memutar ke jalur lain karena akses jembatan ditutup.

Berdasarkan pantauan kemarin, jalan alternatif menghubungkan sejumlah kecamatan di Pati itu ditutup palang. Pengendara harus berbalik arah. Kondisi aspal retak-retak padahal baru diperbaiki sebulan lalu.

Sementara itu di talud sungai salah satu sisi jembatan malah sudah ambrol sepanjang 200 meter. Diperkirakan talud ambrol karena tak kuat menahan derasnya air kiriman dari hulu. Padahal, talud tersebut pun baru saja diperbaiki tiga bulan lalu.

Kondisi ini dibenarkan Joko, 63, warga Dukuh Sukun Desa Tambahmulyo, Kecamatan Kota. Selama dua hari ini, katanya, terjadi hujan deras sehingga air kiriman dari hulu sangat deras. Ini menyebabkan talud ambrol Senin (17/10) pukul 17.00. 

Ketika melihat talud ambrol dan jalan jembatan retak-retak, warga setempat langsung menutup akses jembatan. Ini supaya tidak ada longsor susulan yang dapat mengancam keselamatan pengguna jembatan.

“Warga bisa melintas di jalan perdukuhan. Kalau biasanya dari dukuh ke Pasar Runting satu kilometer, kini jaraknya hingga 1,5 kilometer karena harus memutar. Jembatan itu tak hanya menghubungkan akses jalan desa, namun antarkecamatan. Yakni Kecamatan Gembong dan Kecamatan Tlogowungu,” ungkapnya kemarin.

Joko menambahkan, jembatan tersebut memang sudah tak layak karena dibangun sekitar 1970 silam. Namun belum diperbaiki. Ia mendapatkan informasi bahwa jembatan itu akan dibongkar kembali pada Oktober ini. Namun belum dilaksanakan. Dirinya berharap, dari pemerintah untuk memperbaiki jalan dan jembatan supaya memudahkan akses transportasi.

(ks/put/him/top/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia